Seorang Kakek Asal Mungkid Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu

BNews—MUNGKID— Seorang kakek ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon jambu samping rumahnya pagi tadi (11/9). Hal tersebut diketahui oleh anaknya sendiri saat membuka korden jendela rumahnya.

Kapolsek Mungkid AKP M.Adhi membenarkan kejadian tersebu. “Benar ada orang gantung diri pagi tadi di Dusun Cekelan Desa Blondo Kecamatan Mungkid. Korban diketahui bernama Subur berusia 62 tahun,” katanya.

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


Dijelaskan untuk kronologi penemuan, bahwa penemuan korban menggantung sekitar pukul 05.00 wib. “Saat itu anak korban bernama Siti Haryati, 35 pulang dari Subuhan di Mushola. Sesampainya dirumah tidak melihat ayahnya (korban),” imbuhnya.


Saat itu Siti Haryati mencoba mencari di ruang-ruangan lain dalam rumah namun tidak ketemu. “Dan saat anak korban membuka korden jendela rumahnya melihat ayahnya sudah dalam keadaan menggantung di sebuah pohon jambu menggunakan tali plastic berwarna biru di samping rumahnya,” paparnya.

Saat itu diketahui korban menggunakan kaos lorek dan celana pendek kolor warna abu-abu. “Saat itu  Siti langsung memberitahukan kepada ibunya dan selanjutnya meminta tolong kepada tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mungkid,” terangnya.

Petugas Polsek Mungkid langsung menuju TKP untuk lakukan pengecekan dan evakuasi jenazah korban. “Saat dilakukan pemeriksaan, korban gantung diri dengan ketinggian pohon jambu kurang lebih 2 m, jarak tali simpul sampai dengan leher 1 m, jarak tali leher sampai dengan tanah 134 Cm,” ungkap AKP M.Ahdi.

BACA JUGA : Berikut Hasil Study Perbedaan Pria dan Wanita soal Asmara

Saat itu petugas datang bersama Dr.Hermanu dari Puskesmas Mungkid dan Bides Blondo Ema. “Setelah dievakuasi dilakukan pemeriksaan medis dari Puskesmas Mungkid. Dan hasil pmeriksaannya adalah terdapat bekas jeratan melingkar di leher, Lidah tidak menjulur, tidak mengeluarkan tinja serta kemaluan mengeluarkan sperma, tinggi korban 163 cm dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” terangnya.

Dugaan sementara motiv korban nekat gantung diri karena menderita sakit lambung yang tidak kunjung sembuh. “Dan ternyata korban sudah 2 kali melakukan percobaan gantung diri namun bisa digagalkan oleh keluarga. Kini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga dan mereka sudah menerimanya,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: