Seram… Keranda dan Pocong Dijadikan Portal Masuk Kampung

BNews–NASIONAL– Viral aksi warga menaruh pocong jadi-jadian di depan pintu masuk kampungnya. Mereka beralasan guna mendukung penerapan lockdown bagi wilayahnya (27/5/2020).

Mereka merupakan Warga Dusun Tondomulyo Desa Gadungan Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Mereka melakukan cara cara unik sekaligus menyeramkan saat menerapkan lockdown lokal di wilayahnya.  

“Hal ini dilakukan agar warga tidak keluar masuk wilayah tersebut secara bebas. Keranda mayat lengkap dengan pocong sengaja kita letakan di tengah jalan yang diportal,” ungkap Solikin salah satu tokoh masyarakat kampung.

Tak hanya keranda mayat dan pocong, lanjutnya pihaknya melengkapinya beserta ornamen yang lazim dilakukan dalam prosesi pemakaman. Hal itu seperti bunga, lilin, tikar mayat dan juga payung jenazah pun ditaruh ditengah jalan.

“Ide pemasangan tersebut spontan berasal dari warga, karena portal kayu yang sebelumnya biasa digunakan untuk menutup akses jalan sering dibuka tutup sendiri oleh warga,” imbuhnya.

Menurutnya, Ini merupakan sebagai pesan moral kepada seluruh masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan agar tidak sampai menjadi korban keganasan Covid-19.  

“Selain itu agar warga semakin sadar jika bahaya Covid-19 sewaktu waktu bisa mengancam keselamatan semuanya,” tegasnya.

Sementara itu, seorang pemuda desa setempat yang berjaga di lokasi, Fery mengaku, ada beberapa warga yang protes dengan keberadaan keranda jenazah dan pocong. Mereka menganggapterlalu berlebihan hingga membuat sebagian orang takut.

“Namun setelah diberi edukasi dan pemahaman akhirnya warga tersebut bisa menerima portal jalan desa yang dibuat oleh warga,” ujarnya.

Untuk diketahui, pemerintah desa setempat juga menerapakan anjuran pemerintah agar silaturahmi Idul Fitri selama pandemi Covid-19 dilakukan secara virtual menggunakan media digital. Hal ini untuk menghindari kontak langsung dan kerumunan. (*/ahg)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: