SwaRa Band Asal Magelang Rilis Single ‘Tamba Teka Lara Lunga 1’
- calendar_month Ming, 12 Jun 2022

SwaRa band merilis single lagu berjudul ‘Tamba Teka Lara Lunga 1’ (sumber: istimewa)
BNews—MAGELANG— Grup band asal Magelang bernama SwaRa band merilis single lagu pada Sabtu (11/6/2022). Single hits milik band yang bermarkas di Borobudur, Magelang ini berjudul ‘Tamba Teka Lara Lunga 1’.
Lagu tersebut diproduksi oleh Sanggar Kinnara Kinnari Borobudur dan SA Musik. Yang mana video clipnya dapat ditonton di channel youtube SA Musik.
Adapun personel SwaRa band berjumlah lima orang yakni Eko Sunyoto (Vokal), Faddila Idrus Ba’abud (Gitar 1), Agus Warangan (Gitar 2), Handoko Soreng (Perkusi), dan Wisnu SA (Bass).
”Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sakit hati karena sering dihina, disepelekan dan direndahkan. Serta mengalami kehidupan yang penuh lika-liku,” kata Eko Sunyoto.
Lebih lanjut diceritakan soal lagu tersebut, bahwa meskipun kehidupan penuh lika-liku tetapi tidak pernah mengenal lelah dan menyerah dalam berjuang. Hal tersebut karena yakin bahwa habis gelap terbitlah terang.
”Dan agar tetap kuat, dan dimudahkan dalam usahanya maka dia meminta doa kepada kedua orang tua. Disertai sebuah upaya, usaha dan doa, dia pun mencapai keberhasilan dan membuat bangga kepada semua orang yang selama ini menghina, mencibir dan merendahkan nya. Kesabaran, Ketekunan dan Kebersamaan akan membuahkan Hasil yang Manis,” paparnya.
Sementara video clip yang kental nuansa jawa ini bercerita tentang seseorang seniman tari tradisional (Soreng) yang sering dihina, dilecehkan; disepelekan dan direndahkan.
“Sosok ini selalu dicibir bahkan oleh istrinya sendiri, tetapi dia tidak pernah mengenal lelah dan pantang menyerah dalam berjuang. Karena yakin bahwa habis gelap terbitlah terang,” terang Eko.
Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)
Agar tetap kuat dan dimudahkan dalam usahanya, sosok dalam video clip tersebut maka meminta doa kepada kedua orang tua.
“Hal ini salah satu wujud nya adalah melakukan sungkeman kepada orang tua. Apapun masalah hidup yang dihadapi maka kepada orang tua lah pertama – tama kita memohon maaf dan doa restunya. Karena di dalam budaya Jawa orang tua disimbolkan Gusti kang Katon (wujud nya Tuhan),” ungkapnya.
Menurutnya, kesabaran, ketekunan, kebersamaan dan doa restu orang tua akhirnya membuahkan hasil yang manis.
”Dalam video itu akan ada seorang promotor kesenian yang akhirnya mau membawa dia sampai ke kancah internasional. Dan tarian rakyat tradisional menjadi terkenal dan banyak diminati oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan lagu dan video clip tersebut, Eko mewakili SwaRa Band berharap, orang Jawa harus bangga dan percaya diri terhadap budayanya sendiri. “Jangan pernah malu untuk melestarikan adat istiadat budaya Jawa,” harapnya. (mta/bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar