1000 Tumpeng Diarak Warga Ngablak Menuju Pertapaan Suro Gendero

BNews—NGABLAK—Ribuan warga Desa/Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang menggelar kirab 1000 tumpeng untuk memperingati tahun baru Hijriah dan 1 Suro, siang tadi (1/9). Warga Lereng Gunung Merbabu ini mengelar kirab menuju Makam Pertapaan Suro Gendero.

1000 tumpeng ini dipersembahkan oleh warga tiga dusun di Desa Ngablak. Yakni Dusun Sowanan, Dusun Kuncen dan Dusun Ngablak. “Tumpeng ini dibuat sendiri oleh warga. Sudah tradisi setiap satu suro,” kata Kepala Desa Ngablak Reni.

Advertisements


Tradisi ini, kata dia sudah turun temurun dilaksanakan oleh warga Desa Ngablak. Selain mengarak tumpeng, warga juga menggelar berbagai kegiatan kesenian malam harinya. “Ada pertunjukan Soreng, Jatilan, Gedruk, Topeng Ireng, Rodat, Kobro dan Grasak,” tambah Ketua Panitia Nur Safitri.

Tokoh desa setempat Mul Budi Santoso mengatakan tradisi ini sudah turun temurun  dilaksanakan sejak nenek moyang. Mereka mengarak 1000 tumpeng ke perbukitan bernama Pertapaan Suro Gendero.


“Jadi di bukti ini, ada sebuah makam Suro Gendero. Belikau adalah salah satu murid Pangeran Diponegoro berjuang melawan penajajah dan menyebarkan agama Islam di daerah Ngablak,” kata dia pria yang juga KSBN Kabupaten Magelang ini.

DAKI BUKIT : Warga mendaki bukit tempat acara tumpengan digelar. (Foto : istimewa)

Menurut dia, kegiatan tradisi ini bertujuan untuk selamatan menyambut tahun baru penaggalan jawa dan hijriah. “Berdoa meminta kepada Tuhan YME untuk diberikan keselamatan dan dijauhkan dari musibah,” kata dia. (bsn/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: