Tak Pake Masker Di Klaten, KTP Warga Disita

BNews—JATENG—Pemerintah Kabupaten Klaten terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya mulai 1 Juli 2020, bila ketahuan tidak memakai masker saat beraktivitas diluar akan mendapat sanksi penyitaan KTP.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Klaten, Sri Mulyani. Sanksi tersebut untuk memutus penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini tren Orang Tanpa Gejala (OTG) meningkat.

”Sanksi tersebut berlaku baik untuk warga Klaten maupun luar daerah yang sedang melewati wilayah Klaten,” kata dia, kemarin (28/6/2020).

Sri menjelaskan, sebelum sanksi tegas diterapkan, sejumlah warga yang terjaring razia masker harus melafalkan Pancasila. Sedangkan razia sendiri dilakukan di sejumlah titik guna memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan Trucuk, Klaten, Bambang memaparkan ketika menggelar razia, petugas akan menanyakan terlebih dahulu arah tujuan warga. Bila perjalanan dekat tanpa menggunakan masker maka warga diminta melafalkan Pacasila, setelahnya boleh melanjutkan perjalanan.

”Sementara bagi warga yang melakukan perjalanan jauh tanpa memakai masker, maka diminta pulang atau membeli masker,” paparnya.

Sanksi tersebut, menurutnya, sebagai salah satu upaya untuk mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus corona.

Diketahui, razia masker tersebut dilakukan di 18 titik di ruas jalan Kabupaten Klaten. Dengan sasaran semua pengendara yang melintas.

“Terjaring sebanyak 232 orang yang tidak memakai masker baik pengendara roda dua maupun empat. Kita sosialisasi dan yang tidak menggunakan diminta untuk membeli,” pungkas Bambang. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: