Tanah Bergerak, Dua Rumah Di Lereng Menoreh Roboh

BNews–JATENG— Hujan dengan intensitas deras dengan tempo lama sering mengguyur kawasan di Jawa Tengah. Tidak ketinggalan di Kabupaten Purworejo yang akibatkan tanah bergerak.

Seperti halnya kejadian tanah bergerak yang terjadi di kawasan Desa Tegalsari Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo ini, yang mengakibatkan dua rumah roboh pada Jumat lalu (15/1/2021).

Tidak hanya itu, sebuah bangunan mushala dan 11 rumah penduduk setempat juga terancam roboh. Bencana tanah bergerak ini disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun total kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta. Dan tercatat ada 14 KK (kepala keluarga) telah mengungsi ke tempat lebih aman.

Rumah roboh akibat tanah bergerak diketahui milik Mad Yunus, warga Rt 07/ Rw02 dan Aainal Abidin warga Rt 08/ Rw 02. Adapun 11 rumah yang terancam longsor meliputi 6 rumah berada di wilayah Rt 07/02 dan 5 rumah berada di wilayah Rt 08/02

Sementara, 11 KK  yang rumahnya terancam longsor dan yang rumahnya roboh sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Siti Asiyah, salah satu warga yang rumahnya terdampak tanah bergerak mengatakan, sejumlah rumah  tidak mungkin dihuni dengan alasan keselamatan.

“Apalagi  sampai dengan saat ini kondisi cuaca di kabupaten Purworejo masih beresiko turun hujan dengan intensitas tinggi,” kata Siti, Minggu (17/1/2021). Sementara wilayah kecamatan Bruno didominasi oleh perbukitan dengan tingkat kemiringan curam.

Sementara, BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa setempat masih melakukan pemantauan dan penjagaan lokasi untuk mengantisipasi adanya bencana susulan. (*)

VIDEO DETIK-DETIK RUMAH ROBOH AKIBAT TANAH BERGERAK :

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: