Tangkal Paham Radikalisme, Polres Magelang Kota Gelar Silaturahmi Dengan Tokoh Lintas Agama

BNews—MAGELANG— Polres Magelang Kota menggelar kegiatan silaturahmi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Tokoh Agama dan Da’i Kamtibmas se-Kota Magelang. Acara digelar di Ballroom Atria Hotel Magelang, Rabu (12/10/2022).

Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang dalam sambutanya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sinergitas mencegah dan menangkal paham radikalisme dan terorisme di Kota Magelang.

Perlu dipahami bersama, ancaman terbesar paham radikalisme, terorisme dan intoleran bukan hanya terletak pada aspek serangan fisik. Tetapi justru serangan propaganda yang masif menyasar pola pikir dan pandangan masyarakat itulah yang lebih berbahaya.

Menurut Yolanda, kelompok radikal saat ini memanfaatkan kekuatan teknologi dan informasi internet khususnya media sosial sebagai alat propaganda sekaligus rekuritmen keanggotaan.

“Karena itulah, tujuan dari kegiatan ini diharapkan mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme kalangan generasi muda. Dalam rangka mencegah paham radikal dan terorisme demi keutuhan dan kesatuan NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yolanda mengimbau kepada seluruh generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal dan terorisme.

Dengan hadirnya para tokoh lintas agama dan ulama dalam kegiatan kali ini, diharapkan dapat membangun kekuatan bersama dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikal dan terorisme.

“Kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat khususnya para tokoh lintas agama dan ulama merupakan kunci utama bagaimana kita bersama mencegah aksi dan ancaman terorisme ini,” imbuhnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Sementara itu, Eks Napiter, Choirul Ihwan yang hadir sebagai narasumber berkesempatan menyampaikan beberapa pesan khususnya kepada generasi milenial saat ini. Di antaranya agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Karena disitulah (media sosial) sasaran utama dari penyebaran narasi intoleransi dan radikalisme saat ini. Mereka (generasi milenial) adalah sasaran paling empuk, karena mereka masih labil ideologinya,” tambah Choirul.

Menurutnya, peran keluarga disini sangatlah penting dalam membentengi diri dari paham radikalisme dan intoleransi yang terus berkembang dan semakin modern.

“Kepada seluruh orang tua berikanlah kasih sayang kepada anaknya sebaik-baiknya. Dan dari sisi anak juga harus memandang keluarga itu sebagai orang yang paling penting dalam kehidupan mereka, utamanya ibu,” kata Choirul. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!