Tanpa Sebab Jelas, Kakek Penjual Rongsok di Magelang Dibacok Kujang

BNews—MAGELANG— Seorang penjual rongsok atau barang bekas, Sutarman, 51, terpaksa dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang setelah dibacok temannya sendiri, Ndoik, 40. Warga Kampung Jagoan, Jurangombo Utara, Magelang Selatan itu menderita luka sabetan di pipi kanan dan harus mendapatkan lima jahitan dengan kedalaman satu sentimeter.

Kapolsek Magelang Selatan Kompol M Choirul Anwar membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, pembacokan terjadi di Pasar Sidomukti (Klitikan) Magelang, kemarin (4/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku warga Kampung Sidosari, Magersari, Magelang Selatan itu melukai korban dengan kujang (senjata khas Jawa Barat).

”Benar (terjadi pembacokan). Korban sudah kita amankan. Besok (hari ini) akan kami mintai keterangan,” kata Anwar saat dikonfirmasi Borobudur News via seluler, semalam (4/2).

Perwira dengan satu melati di pundak itu menjelaskan, saat itu korban sekitar pukul 12.00 WIB sedang menunggu kiosnya. Tiba-tiba pelaku menghampiri korban sambil mengumpat ’koe kok gosu tow’. Setelah itu, pelaku mengayunkan kujang yang yang dibawanya hingga mengenai pipi korban.

”Tanpa ada alasan yang jelas, tiba-tiba pelaku menyerang korban,” jelas dia.

Pedagang sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melerai keduanya. Korban yang menderita luka sabetan senjata tajam lalu dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan perawatan dengan lima jahitan berkedalaman satu sentimeter.

”Setelah itu pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Pascaperistiwa tersebut, korban diantar orang tuanya ke Mapolsek Magelang selatan untuk menyerahkan diri. Dalam keterangannya kepada polisi, Ndoik dan korban sudah saling kenal. Sedang korban meminta persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

”Untuk korban sekarang bisa beraktifitas seperti biasa. Terkait motif pembacoka masih dalam proses penyelidikan,” pungkas mantan Kasat lantas Polres Magelang itu. (cr1/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: