Tebing Di Kaliangkrik Longsor Tutup Akses Jalan

BNews–MAGELANG-– Akibat hujan deras yang terjadi di kawasan Gunung Payung Magelang, dua titik longsor terjadi pada Senin sore kemarin (15/2/2021). Tepatnya di daerah Desa Ketangi Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang.

Kejadian tanah longsor tersebut terjadi di jalan penghubung antar Dusun Banaran dengan Dusun Karang di Desa setempat. Dua titik tebing longsor dan menutup jalan antar dusun tersebut.

Kepala Wilayah Banaran Dan Karang, Muhammad Rifai, 35, membenarkan kejadian tersebut.

 “Iya ada dua lokasi tanah longsor di jalan penghubung Dusun Banaran dengan Dusun Karang. Kejadian sekitar pukul 16.00 wib,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.com.

Untuk lokasi pertama lanjutnya, di sebuaah tebing di ujung jalan yang longsor. “Ya material longsor sekiatar panjang 5 meter, lebar 4 meter dan tebal 8 meter. Kalau di lokasi kedua masih ditebing yang sama , sedikit jauh dengan panjang 3 meter, lebar 4 meter dan tinggi 7 meter,” paparnya.

Diceritakannya, awal mula hujan lebat terjadi sejak siang hari di kawasan tersebut.

Karena tebing memang mudah longsor dan tidak bisa menahan debit air sehingga longsor ke jalan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan antara dua dusun terebut sempat tertutup. “Malam ini kami buat jalan darurat membuka material longsor untuk jalan setapak dulu,” teranganya.

Rifai mengungkapkan, untuk kerja bakti direncanakan akan dilakukan pada Selasa pagi (16/2/2021). “Nanti kerja bakti warga untuk membersihkan material longsor di jalan ini. Sehingga akses jalan bisa dilalui seperti biasa,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: