TERBARU! Ini Daftar Komorbid yang Tak Bisa Disuntik Vaksin Sinovac

BNews—NASIONAL— Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengeluarkan rekomendasi terkait penderita komorbid (penyakit penyerta). Surat Edaran tertanggal 9 Februari ini juga menyebutkan jenis komorbid yang tak bisa di vaksin Sinovac.

PAPDI menyusun ini berdarkan beberapa kondisi terkini vaksinasi di Indonesia. Ada lima pertimbangan, yakni:

  1. Soal kebutuhan mencapai herd immunity populasi Indonesia
  2. Kajian BPOM mengenai hal-hal yang menjadi kontraindikasi dan precaution
  3. Kesepakatan mengenai keamanan serta manfaat,
  4. Keluarnya izin darurat untuk lansia di atas 59 tahun
  5. Hampir sebulan berjalan, tidak ada Kejadian Pasca Imunisasi (KIPI)  berarti
(sumber: idi)

Berikut lampiran rekomendasi dari PAPDI terkait penderita penyakit komorbid yang tak bisa di vaksin Sinovac:

  1. Reaksi alergi berupa anafilaksis dan reaksi alergi berat akibat vaksin Sinovac dosis pertama ataupun akibat komponen yang sama yang terkandung di vaksin tersebut
  2. Penderita penyakit autoimun sistemik, seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Sjogren, Rheumatoid Arthritis, Vaskuitis. Khusus untuk tiroid autoimun, penyakit autoimun hematologi, dan Inflammatory Bowel Disease (IBD) layak vaksinasi selama remisi terkontrol, konsultasikan dengan dokter terkait
  3. Individu yang sedang mengalami infeksi akut. Jika infeksinya sudah teratasi maka dapat dilakukan vaksinasi. Pada infeksi TB, pengobatan OAT perlu minimal 2 minggu untuk layak vaksinasi
  4. Kanker darah, kanker tumor padat, kelainan darah seperti thalasemia, imunohematologi, hemofika, gangguan koagulasi maka kelayakan individu dari kondisi ini ditentukan dokter ahli bidang tersebut
  5. Individu yang menggunakan obat imunosupresan, sitotastika, dan radioterapi
  6. Penyakit kronik (seperti PPDK, asma, jantung, ginjal, hipertensi, penyakit metabolik) yang sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: