Tragedi Sungai Bogowonto: 3 Bocah Terseret Arus, 1 Meninggal Dunia di Purworejo
- calendar_month Jum, 5 Sep 2025

Polisi Olah TKP dimana tiga anak hanyut di Sungai Bogowonto Purworejo
BNews—JATENG— Warga Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo digemparkan dengan peristiwa tenggelamnya tiga bocah di aliran Sungai Bogowonto, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dari kejadian tersebut, satu anak dilaporkan meninggal dunia.
Ketiga korban diketahui merupakan warga Desa Bubutan. Mereka hanyut terseret arus deras saat mandi di sungai usai memancing. Dua bocah berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya tidak tertolong.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika ketiga korban tengah memancing di tepian Sungai Bogowonto.
“Setelah itu, mereka memutuskan untuk mandi sambil bergandengan. Namun, tanpa disadari, dasar sungai yang tidak rata membuat salah satu korban terjeblos ke bagian yang dalam. Dua temannya yang bergandengan ikut terseret arus deras,” terang Wasit.
Ketiganya sempat panik dan kesulitan berenang. Beruntung, seorang warga bernama Wagimin, asal Desa Sidoharjo, mendengar teriakan minta tolong dan langsung berupaya melakukan penyelamatan.
Meski arus sungai cukup deras, Wagimin berhasil menolong dua korban. Namun, satu anak tidak berhasil diselamatkan. Korban meninggal diketahui bernama Agha Dzaky Ghighaisan (10), warga RT 04/RW 02 Desa Bubutan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Jenazahnya kemudian dibawa ke Puskesmas Bubutan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis Polres Purworejo.
Sementara itu, korban selamat yakni Muhammad Hafiz Nur Rizki (11), warga RT 01/RW 01 Desa Bubutan, meski berhasil selamat namun mengalami trauma.
Saat ini ia dirujuk ke RSUD Tjokronegoro Purworejo untuk mendapatkan penanganan medis. Adapun korban ketiga, Yusuf Mustakim (9), warga RT 01/RW 01 Desa Bubutan, sudah pulang ke rumah dalam kondisi selamat.
BPBD Purworejo bersama Polsek Purwodadi, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat langsung melakukan asesmen serta penanganan pasca kejadian di lokasi.
“Tidak ada kebutuhan mendesak pasca kejadian. Namun, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama anak-anak yang rentan terhadap bahayanya bermain di sungai. Sewaktu-waktu bisa terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti terpeleset maupun tenggelam,” imbuh Wasit.
Situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif. Pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas, dan korban telah dimakamkan di pemakaman umum desa. Sementara dua korban selamat sudah kembali berkumpul bersama keluarga di Desa Bubutan. (*)
About The Author
- Penulis: Purba Ronald





Saat ini belum ada komentar