TWCB Gandeng Desa Majaksingi Rintis Budidaya Kopi Menoreh

BNews–Borobudur– Guna meningkatkan potensi Kopi asli Magelang Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Magelang (DPTPPK) merangkul petani kopi di Dusun Kerug Batur, Desa Majaksingi. Kerja sama ini untuk merintis budidaya kopi Borobudur.

General Manager TWCB, Chrisnamurti Adiningrum menerangkan bahwa hal ini sebagai salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar yang merupakam sebuah tanggungjawab perusahaan yang harus dilaksanakan.”TWCB ingin maju bersama masyarakat mengembangkan potensi wisata yang ada di sekitar Candi Borobudur, Salahsatunya melalui potensi Kopi ini,” katanya saat program pemberian bantuan alat produksi kopi (29/).



“Hal ini dimaksudkan agar warga mendapatkan pengetahuan mengenai budidaya dan pengolahan kopi dari ahli perkopian DPTPPK Kabupaten Magelang, sehingga ke depan diharapkan warga bisa mengelola kopi dengan lebih baik,” imbuhnya.



Pada kesempatan kali ini TWCB kembali memberikan dukungan kepada warga Dusun Kerug Batur, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur dengan menyerahkan bantuan peralatan dan bibit Kopi. Bantuan yang diberikan diantaranya Mesin Roasting (Alat Penggoreng Kopi), Grider (Alat Penggilingan Kopi), Kattel Hario (Alat Perebus Kopi), France Press (Alat Pengujian Kopi), Coffee Driper, Paper Filter, dan seribu batang bibit Kopi Robusta.



”Saya ingin di sini ada potensi kopi, kami berharap warga dapat menghasilkan kopi berkualitas yang nantinya bisa menjadi icon Kopi Borobudur,” tandasnya.




Ia mengatakan Dusun Kerug Batur kaya dengan hasil bumi berupa Kopi, namun selama ini warga hanya menjual kopi mentah kepada konsumen. Untuk itu TWCB merangkul warga, memberikan pendampingan sehingga warga dapat meningkatkan nilai jual kopi dengan pengolahan yang tepat. Selain kopi, dusun ini juga memiliki potensi wisata alam yang mengagumkan yaitu Punthuk Gajah Mungkur.




Sementara itu, Kades Majaksingi, B. Budiyono memberikam apresiasinya kepada TWCB atas kepedulian kepada para petani kopi disini.”Semoga dengan bantuan alat dan program program pelatihan pengelolaan kopi dan usahanya mampu mengembangkan wisata Kopi Kerug Batur lebih baik lagi,” pungkasnya.(bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: