Upacara Hut Kota Mungkid Kental Nuansa Adat Jawa

BNews–MUNGKID– Dengan penuh nuansa adat jawa upacara Hut Kota Mungkid ke 34 berjalan meriah dan hikmat pagi tadi Lapangan Sekda Magelang (22/3). Mulai dari pakaian, musik sampai bahasa jawa diterapkan saat upacara.

Hari ini merupakan hari jadi atau kepindahan Kabupaten Magelang ke Kota Mungkid dimana Karyawan dan Karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang menjadi peserta upacara pagi tadi. Tidak hanya mereka seluruh jajaran Forkopimda juga mengenakan pakaian adat jawa dengan gaya solo maupun Yogyakarta.

Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto sebagai inspektur upacara menerangkan dalam sambutannya menggunakan bahasa jawa mengajak kepada semua elemen masyarakat unuk bergandeng tangan bersama sama didalam membangun demi terwujutnya Kabupaten Magelang yang sejahtera maju dan amanah. “Bupati -Bupati terdahulu telah meletakkan pondasi yang kuat untuk membangun Kabupaten Magelang, oleh karena itu marilah kita sebagai warga magelang untuk dapat secara bergotong royong, Saiyeg saekokapti didalam melaksanakan pembangunan di segala bidang” katanya.

Dalam peringatan ini mengangkat tema “Mari berkarya dan bergandeng tangan untuk memajukan Kota Mungkid yang unggul dan maju”. ” Hal ini mengandung maksud agar kedepanya masyarakat Kabupaten Magelang lebih sejahtera,” imbuhnya.

Sedangkan dalam bidang Budaya dan Pariwisata Kabupaten Magelang memiliki visi terwujutnya Kabupaten Wisata yang berdaya saing dan berwawasan budaya,oleh karena itu pembangunan kepariwisataan memiliki harapan yaitu mewujutkan semua obyek wisata yang layak jual. “Dengan harapan akan semakin banyak dikunjungi wisatawan, sehingga akan memberikan PAD yang besar serta akan mengembangkan seni budaya daerah,” paparnya.

Sementara menurut Purwanto Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupatyen Magelang Upacara peringatan HUT Kota Mungkid ke 34 selain dikiuti oleh bergodo dari 21 Kecamatan juga dimeriahkan dengan penamppilan tarian tradisional Gambyong ,Kuda lumping serta tarian Leak Bali. “Hal ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya panitia HUT Kota Mungkid akan mementaskan wayang kulit semalam suntuk pada Jumat malam (23/3 )bertempat di pendopo lapangan Supardi dengan dalang Ki Seno Nugroho,” pungkasnya.(bsn)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: