Viral, Candi Borobudur Berubah Jadi Warna Warni

BNews—BOROBUDUR—Ada hal tak  biasa di bangunan Candi Borobudur, yakni terdapat cover warna-warni yang ada di sejumlah lantai lorong bangunan candi. Nampak setiap lantai ada cover yang berbeda-beda warna.

Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya Borobudur, Bramantara mengungkapkan, penggunaan cover berbeda warna setiap lantai itu memiliki maksud tersendiri.

”Sebenarnya penggunaan cover berwarna warni setiap lantai tersebut untuk membedakan tingkatan lantai atau menunjukkan setiap lantainya. Hal ini untuk memudahkan kami,” kata dia, Selasa (24/11/2020).

Dia menjelaskan, pemasangan cover tersebut guna mengantisipasi abu dari erupsi Gunung Merapi. Pemasangan cover sendiri dilakukan secara bertahap.

”Sebelumnya telah terpasang cover tarpaulin di teras 8 yakni 32 stupa dan lantai lorong 1 keliling,” jelas dia.

Terkait pemasangan cover, Bramantara menyebut bahwa hal tersebut guna melindungi bagian-bagian candi khususnya yang ada lubangnya. Guna mengantisipasi bila ada abu vulkanik yang masuk ke nat-nat atau bebatuan candi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah stupa Candi Borobudur ditutupi terpal pada Rabu (11/11/2020). Penutupan guna mengantisipasi erupsi Gunung Merapi yang saat ini statusnya adalah siaga.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya Borobudur, Bramantara mengungkapkan, penutupan di lantai 8 sebanyak 32 stupa dan lantai lorong 1 keliling. ”Semua belum terpasang karena kita cicil dibagian-bagian itu. Kita lihat perkembangan dari aktivitas Merapi,” kata dia, Rabu (11/11/2020).

Dia menjelaskan, pemasangan terpal tersebut tidak mudah. Karena setiap sisi bagian memiliki perbedaan dimensi.

”Jadi kita harus menata bahan-bahannya posisinya dimana dan lain sebagainya. Kalau itu dilakukan serta merta sekarang semua itu membutuhkan waktu dan kalau nanti mendadak juga tidak bisa. Sehingga kita cicil dulu,” jelasnya.

”Kita melihat situasi. Kalau Merapi semakin meningkat maka di sini juga sama akan diteruskan ke bagian-bagian lainnya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bramantara mengatakan jenis bahan terpal yang digunakan adalah tarpaulin. ”Ya karena kita melihat dari kelembaban dan lain sebagainya makanya jangan sampai menimbulkan kelembaban yang tinggi. Sehingga kita memilih bahan yang bagus,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: