Walikota Magelang : Jangan Ada Potongan Bantuan Warga Terdampak Covid-19

BNews–KOTA MAGELANG-– PemKot Magelang pastikan bantuan warga terdampak Covid-19 tidak ada potongan. Seperti Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang sudah disalurkan (19/5/2020).

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan jangan sampai ada potongan, karena memang untuk rakyat, apalagi yang sedang menghadapi pandemi virus corona.  “Saya sudah instruksikan (jajaran) agar melayani rakyat sampai selesai,” katanya (19/5/2020).

Ia juga  memastikan kegiatan penyaluran BST berlangsung tertib dan lancar, termasuk memastikan kesiapsiagaan PT Pos Indonesia Magelang sebagai instansi yang menyalurkan bantuan ini. “Sebanyak 7.795 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BST ini. Mereka masuk kategori masyarakat yang terdampak langsung adanya pandemi virus corona,” imbuhnya.

Sigit menyampaikan warga terdapak wabah ini seperti korban pemutusan hubungan kerja (PHK), warga kurang mampu dan lainnya. “Harapan saya bantuan ini tepat sasaran. Ini membantu jaring pengaman sosial (JPS) di Kota Magelang. Beberapa waktu lalu, kita juga sudah salurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsing memaparkan, penyaluran BST dari Kemensos melalui PT Pos Indonesia. “Hal ini karena diperuntukan bagi keluarga tidak mampu dan atau rentan yang terdampak Covid-19 dari risiko sosial. “Bantuan Selain itu, juga untuk melindungi mereka,” tamabahnya.

“BST ini agar masyarakat dapat membeli kebutuhan dasar pangan, yakni sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan ke depan. BST hanya diterimakan setiap bulan, tidak bisa sekaligus,” harapnya.

Kriteria penerima adalah KPM miskin bukan PKH (Program Keluarga Harapan), bukan penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan belum terdata sebagai penerima program bantuan manapun. Kemudian sasarannya, memiliki anggota rentan terdampak Covid-19, korban PHK sehingga tidak bisa bekerja, dan merupakan warga Kota Magelang.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Wulan menerangkan, BST disalurkan pada 19-21 Mei 2020 serentak di seluruh kantor kelurahan di Kota Magelang. Guna mengindari kesalahan sasaran maupun rangkap data, lanjutnya, maka penerima wajib membawa KTP/KK asli saat mengambil BST.

Begitu juga apabila diwakilkan, yang mengambil harus anggota keluarga yang tercantum pada KK asli. “Penerima juga harus masuk daftar BST. Jadi tidak boleh menerima dobel,” tegas Wulan.

“Saya tegaskan, karena penyaluran dilakukan di tengah pandemi Covid-19, maka warga harus mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan, yakni mengenakan masker dan menjaga jarak,” pungkasnya. (*?ahg)

1 Comment
  1. NurAni says

    Bantuan Sosial Tunai,
    Di Borobudur Magelang TIDAK MERATA dan TIDAK TEPAT SASARAN.
    ORANG MAMPU YG DAPAT yg mlarat diam aja,jenenge wong cilik ki biasane meg manut..ra entok ya isone ikhlas di trimakke.
    #sudah tdk ada rasa empati yg sudah mampu
    #malu2 in
    (Seharusnya yg dpt BST org mampu, kordinasi RT trs di sumbangkan ke tetangga yg membutuhkan kasian mereka yg tdk berpenghasilan dan punya anak kecil atau ortu yg tua membiayai keluarganya)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: