Warga Protes, Pembangunan Jalan Tol Jogja-Cilacap Lintasi Pondok Pesantren

BNews–JOGJA– Terkait proyek pembangunan jalan tol Jogja-Cilacap mendapat protes dari warga Mlangi, Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman. Mereka mendatangi Kantor Gubernur DIY untuk menyampaikan surat keberatan.

Keberatan tersebut terkait dengan pengalihan trase (jalur) Tol Jogja-Cilacap segmen Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA), Selasa (22/12/2020).

Wakil Ketua Yaysan Pondok Pesantren Nur Iman Mlangi, Muslih Mukhtar, mengatakan inti surat ini adalah permintaan agar pengalihan trase tidak memotong jalur masuk kampung.

“Jalur utama masuk kampung Mlangi. Kampung itu cagar budaya dan banyak pesantren. Ada panti jompo, Masjid Pathok Negoro. Luasan sekitar dua sampai tiga hektara. Kami sudah minta second opinion dari pakar, itu [jalan tol] bisa dilewatkan sebelah utara jalan,” katanya. Dikutip harjo.

Warga Mlangi juga sudah berkomunikasi dengan Satker Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tetapi hanya mendapat jawaban secara teknis tidak memungkinkan.

“Kami kalau secara teknis engga bisa, kami bicaranya memohon untuk dipindah trase-nya, itu aja,” ujarnya.

Pada 16 Desember, kata dia, sudah ada pertemuan dengan Satker Kementerian PUPR. Namun kehadiran warga justru dipahami sebagai persetujuan.

“Padahal kami di situ hanya menyampaikan terima kasih telah menampung aspirasi kami, belum ada perbincangan apakah trase-nya dipindah atau tidak,” kata dia. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: