112 Santri Keracunan! Dapur MBG Ngadirojo Ditutup Total Setelah Semua Sampel Positif E-Coli
- calendar_month Rab, 3 Des 2025

ilustrasi makanan MBG dari dapur SPPG
Jumlah Korban dan Penanganan
Tercatat 112 santri mengalami gejala mual dan pusing setelah menyantap menu MBG pada Selasa (18/11). Sebagian dirawat di puskesmas dan rumah sakit.
“Kemarin ada 112 ya (diduga keracunan), ada yang dibawa ke puskesmas, kemudian boleh pulang. Yang dibawa ke rumah sakit ini yang ada sebagian memang harus dilakukan rawat inap, tetapi Alhamdulillah sehari berikutnya dirawat inap semuanya boleh pulang,” jelas Nanda.
Sebelumnya diberitakan, SPPG Ngadirojo ditutup sejak Rabu (19/11) karena adanya dugaan keracunan makanan yang dialami santri Ponpes Nurul Ali.
“Update hari ini 29 yang dirawat (di RSJ), sudah boleh pulang semua. Kemudian kita masih menunggu hasil uji lab dari Labkesnya provinsi (sampel makanan diambil dinkes),” kata Nanda saat dihubungi wartawan, Kamis (20/11/2025).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Kemudian untuk tindak lanjutnya, SPPG Ngadirojo itu ditutup untuk sementara sambil menunggu hasil (uji lab keluar hasilnya). Mulai kemarin (Rabu ditutupnya),” imbuhnya.
Pada hari kejadian, sebanyak 856 ompreng MBG dibagikan untuk para santri. Gejala mual dan pusing muncul sejak sore hingga malam hari.
“125 yang mengeluh mual, pusing itu. Cuma, semula 125 dilakukan perawatan, tapi yang lanjut 25 (rumah sakit). Tapi, tadi pagi nambah 4 jadi 29 (sudah pulang semua),” jelas Nanda yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang. (*/detik)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar