64 Kasus Baru Covid di Kabupaten Magelang, 1.428 Pasien Masih Diisolasi dan Dirawat

BNews—MAGELANG— Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang mengalami penambahan pada Jumat (8/1/2021). Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang mencatat ada penambahan 64 kasus konfirmasi baru.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, sejumlah kasus baru itu berasal dari beberapa wilayah. Yakni Tempuran (6), Tegalrejo (36), Grabag (4), Candimulyo (5) dan Mungkid (2).

”Kemudian masing-masing tiga dari Mertoyudan dan Bandongan serta masing-masing satu dari Salam, Sawangan, Ngluwar, Srumbung dan Secang,” katanya, Jumat (8/1/2021).

Dia menjelaskan, jumlah pasien konfirmasi Covid-19 baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri hingga kini sebanyak 1.428 orang. Disisi lain, kasus konfirmasi sembuh juga mengalami penambahan.

Lanjut Nanda, ada 119 kasus konfirmasi sembuh. Berasal dari Mertoyudan (33), Muntilan (8), Sawangan (3), Tempuran (53), Ngluwar (14), Kaliangkrik (7) dan Candimulyo (1).

”Selain itu, pada update data hari ini ada empat konfirmasi baru meninggal yang dua diantaranya dari Mungkid. Serta masing-masing satu dari Salaman dan Bandongan,” jelas Nanda.  

Adapun jumlah konfirmasi sembuh hingga saat ini sebanyak 4.982 orang dan jumlah kasus konfirmasi meninggal ada 165 kasus.

Tambah Nanda, dengan masih adanya tambahan kasus konfirmasi, maka virus corona di Kabupaten Magelang juga masih ada. Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan.

Seperti melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kemudian harus menjaga jarak antar individu minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan. 

”Selain itu, warga juga bisa mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: