Ada Dugaan Penarikan Infak Jariyah di Sekolah Madrasah di Magelang, Kemenag Terus Telusuri
- calendar_month Rab, 19 Jul 2023

ilustrasi dugaan infak jariyah di Sekolah Madrasah di Magelang bagi siswa baru
BNews-MAGELANG- Terdapat dugaan penarikan infak jariyah atau pengembangan madrasah bagi siswa baru di sebuah sekolah di Magelang. Hal itu masih terus ditelusuri oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang.
“Kami telah mendapat informasi dan akan menelusuri adanya penarikan infak tersebut,” kata Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Magelang Hedi Riyanto dikonfirmasi di Magelang, Selasa (18/7/2023) dikutip Antara.
Hedi mempertanyakan penarikan infak itu terkait dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB); atau mungkin sudah ada rapat dengan wali murid setelah penerimaan siswa.
Seandainya infak itu terkait penerimaan peserta didik baru maka penarikan dasarnya apa; mengingat dalam PPDB dilarang memungut biaya pendaftaran, kecuali kalau setelah penerimaan siswa kemudian ada rapat wali murid untuk penetapan pembayaran itu.
“Kami belum tahu persis sehingga akan menelusuri ke sana terkait anggaran itu,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, besaran infak jariyah bagi siswa baru di Sekolah Madrasah Atas tersebut; ada tiga pilihan, yakni Rp3 juta, Rp3,5 juta, dan Rp4 juta.
Sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa besaran infak tersebut disampaikan kepada wali murid sebelum ada musyawarah.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Dewan Pengawas Komite Sekolah Madrasah tersebut, Ahmad Dahlan ketika dikonfirmasi Antara terkait hal tersebut; mengatakan besaran nilai infak itu merupakan tawaran kepada wali murid untuk memilih karena madrasah ini menerapkan subsidi silang. (*/sumber: Antara)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar