Aksi Sahabat Nusantara Menggandeng Industri Jamu Madura Dukung Program Kemenkes

BNews–NASIONAL– Toga merupakan tanaman obat keluarga atau dikenal dengan apotik hidup berupa tanaman yang ditanam pada area di sekeliling rumah atau halaman rumah. Ditempatkan dalam pot atau ditanam pada kebun yang luasnya berukuran kecil. 

Toga menjadi salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam memanfaatkan; tanaman-tanaman yang ada di sekitar masyarakat untuk dijadikan obat tradisional.

Menanggapi hal tersebut, salah satu Non-Governmental Organization, yaitu Aksi Sahabat Nusantara (AKSARA); melalui program Pengabdi Negeri Angkatan 1 mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Pansor, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan berlangsung pada tanggal 20-26 November 2022 dengan diikuti oleh 46 pemuda-pemudi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu fokus programnya pada bidang Kesehatan.

Nurfaizul Imam Pratama, mahasiswa Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, yang merupakan Fasilitator Pengabdian Masyarakat; menyampaikan program yang dilaksanakan di Desa Pansor sesuai dengan semangat Kemenkes dan para Industri Jamu untuk kembali menggunakan hal-hal  yang   bersifat  alamiah  atau dikenal dengan istilah ’back to nature’.

“Pelayanan Kesehatan Tradisional dapat digunakan masyarakat dalam mengatasi gangguan kesehatan secara mandiri (self-care), baik untuk pribadi maupun untuk keluarga melalui pemanfaatan TOGA. Hal ini sangat berguna, khususnya di daerah yang mengalami keterbatasan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Vicky Edrianto salah satu delegasi yang melakukan penyuluhan 35 jenis TOGA kepada warga Desa Pansor.

Para delegasi volunteer bersama ibu PKK Desa Pansor di depan Rumah TOGA

Semua tanaman tersebut disediakan oleh Industri Jamu Tradisional Madura Hj. Sumiati BRB Pamekasan, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga khususnya para ibu PKK Desa Pansor yang juga merawatnya.

“Program ini juga termasuk upaya untuk mewujudkan pencapaian tujuan SDG’s di bidang Kesehatan, salah satunya Meningkatkan Kesehatan Ibu. Perawatan ibu setelah bersalin melalui TOGA dengan memanfaatkan daun Katuk dan Lobak sebagai sayur untuk memperlancar keluarnya ASI dalam mendukung pencapaian ASI Eksklusif”, ungkap Nurfaizul. (adv)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!