Berbagi Semangat, Polisi Bagikan Nasi Saat Operasi Patuh Candi di Magelang

BNews—MAGELANG— Jajaran anggota Sat Lantas Polres Magelang Kota menggelar Operasi Patuh Candi Tahun 2020. Kegiatan ditengah pandemi covid-19 ini menjadi unik karena dibarengi dengan aksi kemanusiaan dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

Aksi kemanusiaan yang dimaksud adalah membagikan nasi bungkus untuk makan siang dan minuman bagi para masyarakat. Termasuk juru parkir, sopir angkot hingga tukang becak yang tengah bekerja mencari nafkah.

”Bapak-bapak tukang parkir semua, kami dari Satlantas Polres Magelang Kota sedang melaksanakan Ops Patuh Candi 2020,” tutur Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan melalui Kasat Lantas AKP Sugito di hadapan para juru parkir di kawasan Alun-alun Magelang , Senin (27/7).

”Kami mengajak untuk turut serta menciptakan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kota Magelang ini,” sambung Kasat Lantas sambil membagikan brosur.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker dan face sield. Sementara masyarakat yang terlihat tertib mengenakan masker harus di cek suhu tubuhnya dengan thermo gun.

”Ini bagian dari sosialisasi pendisiplinan dan edukasi agar masyarakat semakin meningkatkan kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19,” ungkapnya.

Loading...
Baca juga: Mengenal Arco, Anjing K-9 Jagoan Polres Magelang Kota

Selama operasi 14 hari ke depan terhitung mulai tanggal 23 Juli kemarin, pihaknya berhasil mengamankan beberapa sepeda motor yang menggunakan knalkot ’wor’ atau jambrong. Beberapa pemilik kendaraan terlihat berkenan mengganti Kembali dengan knalpot asli.

”Dan ada juga yang menyerahkan knalpot jambrong kepada petugas karena kalau dibawa pulang ada keinginan akan dipasang lagi,” tegas dia.

Selain itu, beberapa pelanggaran yang berhasil ditindak antara lain kendaraan yang melawan arus. Kemudian melakukan rekayasa arus lalu lintas yang diantaranya dengan memasang beberapa traffic cone di tengah jalan maupun lainnya.

Koordinasi lintas sektor seperti dengan Dinas Perhubungan Kota Magelang juga dilakukan. Salah satunya terkait keberadaan pita kejut jalan sebagai Langkah untuk mengurangi kecepatan laju kendaraan yang melintas. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: