Buron 6 Tahun, Sri Katon Pemalsu Tanda Tangan Dibekuk Inteljen Kejaksaan Semarang

BNews—JATENG—Seorang buronan selama enam tahun dengan kasus pemalsuan tanda tangan berhasil ditangkap. Pelaku diamankan oleh Tim intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Seusai diamankan, sesuai protokol kesehatan pelaku dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Asintel Kejati Jateng Emilwan Ridwan mengatakan buronan tersebut bernama Sri Katon.

Ia ditangkap saat berada di rumah daerah Candi Prambanan Barat, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang sekitar pukul 14.00 WIB.

”Setelah berhasil diamankan, ia dibawa ke kantor Kejari Kota Semarang dan sesuai protokol kesehatan, di lakukan rapid test oleh petugas medis, ternyata hasilnya reaktif,” kata Emilwan, kemarin (25/6/2020).

Lanjutnya, yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah dinas Wali Kota Semarang yang digunakan sebagai tempat isolasi.

Nantinya akan di lakukan swab guna memastikan positif tidaknya terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, terkait kasus Sri Katon, Emilwan menjelaskan yang bersangkutan divonis bersalah. Karena telah melakukan pemalsuan surat di perusahaan ekspor dengan kerugian mencapai Rp 136 jutaan.

Berdasarkan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA), Sri dijatuhi pidana penjara selama 9 bulan. Namun dirinya tidak kooperatif dan menjadi buron hingga enam tahun.

“Kasusnya tahun 2007, tapi putusan terakhirnya itu di tahun 2014. Jadi sudah ada enam tahun ya,” pungkasnya. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: