Cinta Ditolak, Mahasiswi Aniaya Kekasih hingga Tewas di Majalengka
- calendar_month Sen, 5 Mei 2025

Perempuan yang diduga membunuh pria yang mayatnya dibawa ke RSUD Majalengka di bagasi mobil
BNews-NASIONAL– Kasus cinta yang tidak direstui kembali memakan korban. Seorang mahasiswi berinisial APA (21), warga Desa Lengkong Wetan, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, ditetapkan sebagai tersangka.
Ia ditetapkan tersangka atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan kekasihnya Varhan Ripana (22) meninggal dunia.
Tersangka saat ini telah ditahan oleh pihak kepolisian dan dijerat dengan pasal pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, didampingi Kasatreskrim AKP Ari Rinaldo, dalam konferensi pers di Mapolres Majalengka pada Minggu (5/5/2025).
Kronologi Penganiayaan Berujung Kematian
Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 30 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB di rumah tersangka yang berlokasi di Desa Lengkong Wetan.
Dalam laporan polisi nomor LP/B/186/V/2025, disebutkan bahwa korban, yang merupakan pacar tersangka, mengalami penganiayaan secara bertubi-tubi hingga akhirnya meninggal dunia.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Menurut penyelidikan pihak kepolisian, motif pelaku didasari oleh emosi dan sakit hati. APA merasa tersinggung ketika korban meminta diantar pulang ke rumah orang tuanya.
Diketahui, hubungan keduanya memang tidak mendapatkan restu dari keluarga korban.
“Korban dalam kondisi kurang sehat, sehingga tidak bisa memberikan perlawanan. Luka-luka di wajahnya menyebabkan korban mengalami sesak napas dan akhirnya meninggal dunia,” jelas Kapolres Willy.
APA memukul korban menggunakan tangan kosong dan sebuah handphone. Penganiayaan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di wajah dan tubuh.
Korban Disekap Tiga Hari di Kamar Tersangka
Yang lebih mengejutkan, selama tiga hari setelah penganiayaan, korban tidak dibawa ke rumah sakit.
Sebaliknya, …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani


Saat ini belum ada komentar