Dana Cadangan Rp 65 Miliar Disiapkan Pemkab Magelang Untuk Pilkada 2024

BNews–MAGELANG-– Dana cadangan sebesar Rp 65 miliar disiapkan Pemkab Magelang untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto.

Adi di Magelang, Rabu, mengatakan untuk mendukung jalannya proses Pemilu 2024, telah dikeluarkan; Peraturan Daerah Kabupaten Magelang Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Magelang Tahun 2024.

“Penganggaran tersebut dilakukan secara bertahap sejak Tahun Anggaran 2021 hingga Tahun Anggaran 2024,” katanya pada Pelantikan Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 yang di Magelang.

Ia menyebutkan pada 2021 Pemkab Magelang telah menganggarkan dana cadangan sebesar Rp10 milyar melalui anggaran APBD Perubahan dan tahun 2022 melalui APBD Penetapan sebesar Rp25 miliar, kemudian kekurangan dana cadangan akan dianggarkan pada APBD 2023 dan APBD 2024.

Adi menyampaikan sebagaimana diketahui bahwa pesta demokrasi Pemilu 2024 yang tinggal menghitung bulan, akan menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah pemilu di Indonesia, bahkan dimungkinkan menjadi penyelenggaraan pemilu terbesar di dunia.

Guna mewujudkan Pemilu 2024 dapat berjalan secara demokratis dengan asas pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, dan berkualitas, maka PPK merupakan salah satu komponen penyelenggara pemilu yang memiliki peran penting sekaligus strategis.

“Selaras dengan hal tersebut, maka pelantikan anggota PPK ini, diharapkan bisa menjadi tonggak pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 di Kabupaten Magelang yang dapat berjalan dengan damai, kondusif, dan transparansi,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ia menyampaikan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang yang telah melaksanakan satu tahapan Pemilu 2024 dengan telah menyeleksi calon anggota PPK.

Ia berpesan kepada para anggota PPK yang baru dilantik agar dapat bekerja secara profesional, berintegritas, dan bisa menjaga netralitas; mengingat netralitas penyelenggara pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi.

“Kami percaya, dalam mengemban tanggungjawab dan tugas yang tidak ringan ini, saudara yang dilantik, dapat melaksanakan tugas; dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta dapat menjawab segala persoalan yang muncul dengan memperkuat sinergi; dan berkolaborasi dengan komponen lainnya sesuai dengan kewenangan dan aturan yang telah ditentukan,” katanya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!