Deklarasi Moderasi Beragama, Kakanwil Kemenag Jateng Ajak Belajar Agama dan Kebangsaan Bersamaan

BNews—SEMARANG— Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jateng dan Pimpinan Wilayah (PW) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Jateng melaksanakan deklarasi moderasi beragama.

Acara yang dilaksanakan bersama perwakilan remaja masjid dan generasi muda Jateng dari dari Kabupaten Demak, Kudus, Jepara dan Grobogan ini digelar di Aula Kankemenag Kabupaten Demak, Rabu (24/3).

Selain remaja masjid, deklarasi ini juga diikuti oleh pengurus dan kader dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Se-Kabupaten Demak. Acara ini dipimpin Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, Musta’in Ahmad bersama Ketua Umum PW PRIMA DMI Jateng Ahsan Fauzi dan Kepala Kankemenag Kabupaten Demak Ahmad Muhtadi.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Jateng Musta’in Ahmad mengajak para remaja masjid dan generasi muda Jateng untuk bersemangat mempelajari dan mengamalkan agama.

“Kita ingin para generasi muda, ketika belajar teks maupun konteks dan agama dalam waktu yang sama, bisa belajar nilai-nilai kebangsaan. Karena agama dan kebangsaan harus menjadi satu tarikan nafas bagi bangsa Indonesia. Nyatanya bangsa ini memang kuat nasionalisme dan religiusitas agamanya,” ujarnya.

Kepala Kankemenag Kabupaten Demak Ahmad Muhtadi menambahkan, kegiatan ini bertujuan agar cara berfikir para generasi muda lebih moderat dan tidak sektarian. Baik yang muslim maupun bukan tetap bisa rukun, bekerjasama dan saling mendukung.

”Kami sangat mendukung gerakan moderasi beragama bagi generasi muda. Sebab kita ketahui bersama, populasi generasi muda Indonesia lebih banyak dan mendominasi bila dibandingkan dengan orang usia 50 tahun keatas. Jika generasi mudanya punya pemahaman bagus tentang toleransi dan moderasi beragama, kerukunan umat beragama tercipta dan Indonesialah menjadi contoh bagi negara-negara yang lainya,” imbuhnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, Ketua Umum PW PRIMA DMI Jateng, Ahsan Fauzi menuturkan, roadshow deklarasi moderasi beragama di Demak adalah yang perdana.

”Kita sepakat dan berkomitmen, menjadikan masjid (Rumah Ibadah) menjadi pusat gerakan moderasi beragama. Gerakan ini dimulai dari generasi mudanya. Para aktivis remaja masjid dan generasi muda inilah motornya atau penggeraknya,” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam deklarasi moderasi beragama itu ada lima poin ikrar. Yakni pertama, taat dan patuh terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Yang kedua, siap melakukan penguatan dan setia kepada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pedoman dalam berbangsa dan bernegara.

Adapun yang ketiga, bertekad menjadikan rumah ibadah sebagai pusat gerakan moderasi beragama. Selanjutnya, keempat, penguatan toleransi untuk kerukuan umat beragama. Terakhir, kelima, siap melawan gerakan intolerasi, radikalisme, terorisme dan separatisme demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: