Detik detik Longsor Timpa Pengendara Motor di Sawangan Magelang

BNews—SAWANGAN— Bencana longsor di Dusun Windusajan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang pada Selasa (12/1) sekitar pukul 22.15WIB menelan korban jiwa. Dua orang diketahui sempat tertimbun material longsoran yang menutup akses jalan.

Kepala Desa Wonolelo, Marpomo, membenarkan peristiwa itu. ”Ada dua korban. Satu mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Muntilan. Sedang satu lainnya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya, Rabu (13/1).

Informasi yang diterima Borobudur News, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Dusun Windusajan menuju Dusun Batur. Saat itu, kondisi memang sedang hujan deras.

”Jadi ada empat orang berboncengan menggunakan dua motor. Dua orang tak berani pulang karena hujan deras sehingga tidur di Baldes. Sedangkan dua lainnya nekat pulang dan akhirnya kena longsor,” jelas Marpomo.

Sementara itu, Kapolsek Sawangan, AKP Tugimin mengungkapkan, kedua korban beralamat di Dusun Batur, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

”Identitas korban luka-luka bernama Feri berusia 13 tahun. Sedang korban meninggal bernama Saiful berusia 15 tahun,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, jelas Tugimin, pada Rabu (13/1) sekira pukul 05.00WIB seorang saksi menuju ke lokasi terjadinya lonsor. Yang mana material longsoran telah menutup akses jalan Windusajan-Batur.

”Saksi ini mendengar orang berteriak minta tolong. Kemudian mengajak warga dusun dan menemukan korban Feri dalam keadaan sadar, kondisinya setengah badan ke bawah tertimbun tanah. Mereka langsung mengevakuasi dan melarikan ke RSUD Muntilan,” jelas dia.

”Sekira pukul 06.30WIB, para warga menemukan korban Saiful yang tertimbun tanah, dalam keadaan sudah meninggal dunia. Kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Batur,” sambungnya.

Lanjut Tugimin, korban kemudian diperiksa oleh Bidan Desa Wonolelo, Ika Puspasari. ”Hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia dan terdapat luka pada bagian kepala. Hidung, telinga dan mulut masih mengeluarkan darah, patah pada leher dan saat tubuh korban ditemukan sudah lebam serta kaku. Pada bagian lutut kanan juga lecet,” terang Bidan Ika. (mta/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: