Dewi Kampung Raja Mapan Ala Gapoktan Kradenan Srumbung

BNews—SRUMBUNG— Tingkatkan potensi pertanian di Srumbung, Gapoktan Ngudi Mulyo Desa Kradenan Srumbung gelar pameran produk pertanian (28/7). Acara yang berlangsung Komplek Balai Desa Kradenan berlangsung meriah.

Acara yang bersamaan dengan ulang tahun Karang Taruna Generik Desa Kradenan diikuti oleh 9 kelompok pertanian di Srumbung. Kelompok tersebut yakni Poktan Nggayuh Mukti dusun Kradenan Utara, Ngudi Makmur Krageman, Ngudi mulyo II Tosaren, Ngudi Rejeki Jelehan Wetan, Sri Rejeki I Kradenan Selatan, Sri Rejeki II Karanggondang, Sumber Mulyo Goyudan, Sumber Rejeki II Srumbung Ngisor dan Sumber Rejeki III Turen.

Produk-produk yang dipamerkan merupakan produk-produk unggulan kelompok tani yang berupa hasil pertanian, perikanan, peternakan dan hasil-hasil olahannya. Dalam acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang yang diwakili Sriyono, SP. 

“Kegiatan ini baru pertama kali diadakan pada tingkat desa, Potensi-potensi pertanian yang ada bisa dikembangkan dan dikelola secara terpadu dengan potensi pariwisata,” ungkap Sriyono dalam sambutannya.

Dijelaskan pula jika pertanian diduetkan dengan pariwisata maka akan menjadi : “Dewi Kampung Raja Mapan”. “Maksunya yakni yang merupakan jargon dari Desa Wisata Kawasan Masyarakat Pertanian Unggulan Rakyatnya Sejahtera Mandiri Pangan. Selain sebagai ajang pameran produk pertanian, kegiatan ini juga bisa sebagai sarana evaluasi dari produk-produk pertanian yang ada,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Kradenan Tony Miftakhul Afwan sekaligus sebagai inisiator kegiatan ini mengungkapkan bahwa selama ini banyak potensi poktan desa Kradenan yang tidak pernah terekspos selain salak pondoh yang saat ini harga jualnya jatuh dan dalam perawatannya terkendala irigasi terutama pada musim kemarau. “Oleh karena itu kami berpikir perlunya pengembangan potensi lainnya seperti perikanan dan peternakan di Desa Kradenan,” ungkapnya.

“Selain itu keberlanjutan kegiatan ini untuk mnciptakan segmen pasar selain salak pondoh,” tandasnya.

Ditambahkan pula oleh Ketua Gapoktan Ngudi Mulyo Desa Kradenan Arif Handoyo, bahwa melalui kegiatan ini  masyarakat luas mulai mengenal embrio-embrio produk-produk pertanian unggulan di Desa Kradenan. “Kedepan saya berharap mulai dari ini bisa membentuk kerjasama berkelanjutan yang bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: