HUT KOTA MUNGKID 36 PDAM

Diduga Stres Garap Skripsi, Mahasiswa Ini Gorok Lehernya Sendiri

BNews–JOGJA– Entah apa yang merasuki mahasiswa Universita Aisyah (Unisa) Yogyakarta ini. Dirinya nekat gorok lehernya sendiri menggunakan gerindra akhir Januari 2020 kemarin (30/1/2020).

Mahasiswa asal Sumenep Jawa Timur ini diketahui bernama Faizal Hidayah yang masih berusia 24 tahun. Didiga dirinya megalami depresi karena mengerjakan skripsinya. Faizal diketahu kuliah di program studi keperawatan.

Iklan PT Segara Rizky HUT Kota Mungkid
IKLAN  KOLEKTIF 1 HUT KOTA MUNGKID 36
BAPAS HUT KOKID 36

Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Noor Dwi Cahyanto mengatakan, kejadian tersebut diketahui penghuni kos pada pukul 18.30 wib. Kejadian tersebut di Dusun Jetis RT 04 RW 32 Desa Tirtotoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kamis malam (30/1).

“Saat itu saksi mata melihat Faisal dalam posisi tengkurap dengan kondisi bersimbah darah di dalam kamar,” katanya.

Korban meninggal dengan luka terbuka di bagian leher. “Diduga korban bunuh diri dengan menggunakan gerinda,” imbuhnya (31/1/2020).

Saksi mata kemudian melaporkan kejadian tersebut ke jajaran pemerintah desa. Lantas, diteruskan ke Polsek Mlati. Dari hasil penyelidikan, Faisal diyakini bunuh diri.

Hal itu dikuatkan dengan surat wasiat yang ditulisnya dalam bahasa Madura. Isinya, dia ingin memohon maaf kepada keluarganya karena sudah melakukan banyak kesalahan. Surat tersebut juga berisi bahwa korban memang ingin melakukan bunuh diri.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sedangkan gerinda yang digunakan Faisal, diketahui merupakan kepunyaan pemilik kos. Gerinda tersebut   biasa digunakan untuk memotong keramik.

Kanit Reskrim menjelaskan, sebelumnya Faisal juga sempat berusaha bunuh diri. Pada Rabu (29/1) lalu, dia sempat meminta tolong sepupunya untuk dibelikan racun tikus. Kemungkinan besar Faisal akan meminum racun tikus tersebut.

Namun, upaya bunuh diri tersebut berhasil dicegah oleh pemilik kos. Pemilik kos juga memberikan nasihat. Faisal pun mengurungkan niatnya.

Usai olah tempat kejadian perkara yang dilakukan polisi, jenazah Faisal dibawa ke RSUD Dr Sardjito Jogjakarta. “Jenazah rencananya dimakamkan di tempat asal korban di Sumenep Jawa Timur,” tandasnya.

KLARIFIKASI KAMPUS

Sementara Kepala Biro Humas Kerjasama dan Protokol Unisa Sinta Maharani menyatakan, Hidayah memang tercatat sebagai mahasiswa aktif di kampus tersebut. ”Benar, almarhum Faizal adalah mahasiswa Unisa Jogjakarta. Kami menyampaikan duka mendalam dan berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya kemarin (31/1).

Ia juga meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Hal itu terkait penyebab bunuh diri Faisal adalah depresi lantaran proses skripsinya tak kunjung usai dan kerap ditolak saat melakukan konsultasi. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar.

“Saya tegaskan bahwa Faizal telah merampungkan tugas skripsinya. Bahkan, hasil skripsi termasduk kategori baik.Mohon tidak menyebarkan berita yang belum jelas. Lebih baik menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” pungkasnya. (*/bsn)

1 Comment
  1. Rani says

    Sadis. Pelajaran buat dosen2 jgn suka mempersulit mahasiswa/i nya berlebihan, kasihan akan muncul korban2 putus asa sperty ini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: