Catat…Ini Rincian Bantuan Kuota Internet Siswa PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Magelang

BNews—MAGELANG—Anak didik mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Magelang akan mendapatkan bantuan kuota internet dari pemerintah.

Bantuan tersebut untuk membantu kelancaran pembelajaran daring para siswa di tengah pandemi Covid-19. Bantuan selama empat bulan, mulai dari September hingga Desember 2020 mendatang.

”Sudah sekitar tujuh bulan di satuan pendidikan dengan pembelajaran jarak jauh.  Banyak permasalahan di lapangan baik pendidik, peserta didik maupun orang tua. Namun, semua sudah tercover, termasuk pulsa,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, melalui kebijakan pemerintah dan dilengkapi regulasi yakni Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan kuota data internet 2020 untuk siswa dan pendidik dari jenjang PAUD, SD dan SMP.

”Tahapannya adalah mengunggah data dan nomor Hp. Data diunggah melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sebagian bantuan ini telah terealisasi dan ada yang belum,” jelas dia.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Lebih lanjut, Aziz mengatakan bantuan kuota internet sebesar 20 GB untuk PAUD, 35 GB untuk SD/SMP, dan 42 GB untuk pendidik. ”Selama empat bulan. Bulan pertama dengan dua tahap sudah terlaksana. Saat ini bulan kedua, Oktober,” imbuh dia.

Sebagai informasi, jumlah siswa di Kabupaten Magelang dari PAUD, SD dan SMP sebanyak sekitar 144.992 orang. Terdiri dari 83.443 siswa SD, 38.228 siswa SMP, dan sekitar 27.000 untuk PAUD.

”Jumlah siswa kita, SMP 38.228, SD 83.443. Sehingga besar sekali kalau dinominalkan. Yang sudah menggunggah (data dan nomor hp) ini tahap I dan II bulan pertama sudah sampai,” papar dia.

Dari keseluruhan jumlah anak didik mulai dari Paud, SD dan SMP tersebut, baru sekitar 88 persen yang menggunggah. ”Dari 88 persen tersebut bila di 100 persenkan, sekitar 96 persen diterima dan 3,51 ditolak. Ditolak mungkin karena nomornya kadaluwarsa atau salah,” pungkasnya. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: