Duh, 1 Bangunan Masjid Terdampak Proyek Tol Jogja-Bawen

BNews—JOGJAKARTA— Sedikitnya tiga masjid di Sleman terdampak proyek pembangunan jalan tol. Masjid tersebut seluruhnya berdiri di atas tanah wakaf.

Informasi yang dihimpun Borobudur News, dari tiga bidang tanah wakaf tersebut, dua terdampak proyek tol Jogja-Solo dan satu terancam pembangunan tol Jogja-Bawen.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Sleman Sa’ban Nuroni mengungkapkan, semua tanah wakaf yang terdampak pembangunan jalan tol saat ini berbentuk masjid. Diantaranya meliputi Masjid Baitul Makmur di Kalasan, Masjid Latifah Al Jabbar di Depok, serta satu masjid di Pundong 3 Mlati.

”Untuk luasannya, kami masih mencari informasi. Kami juga masih mencari informasi terkait nazhir wakaf yang terdampak tol,” jelas Sa’ban, Kamis (1/10).

Hingga kini, pihaknya akan menelusuri apakah nazhir wakaf ini dari pihak perorangan atau organisasi. Apabila nazhir sudah diketahui, nantinya nazhir bersama dengan Kemenag Sleman akan mencarikan pengganti tanah yang senilai dengan harga tanah dan bangunan sebelumnya.

”Selain itu, harus difungsikan lagi sesuai dengan ikrar wakaf. Dan Kalau lebih bagus, ya, lebih baik. Mau tidak mau tukar guling,” kata dia.

Imbuh dia, tidak menutup kemungkinan kedepan aka nada penambahan tanah wakaf yang terdampak tol. ”Bahkan bisa lebih dari tiga yang saat ini sudah terdata,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Wakaf Kemenag Sleman Margono mengungkapkan, sementara ini tercatat ada 2.812 tanah wakaf yang ada di Sleman. Jumlah tersebut, belum ditambahkan dengan tanah wakaf yang sudah terdaftar di tahun 2020.

Loading...

”Tanah wakaf yang ada mayoritas digunakan untuk masjid, perluasan makam, pondok pesantren serta panti asuhan. Ada juga yang tanah wakaf produktif, untuk kos-kosan,” ungkapnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: