Ini Penyebab Gagal Lolos Kartu Prakerja Gelombang 11

BNews—NASIONAL— Pendaftaran gelombang 11 program bantuan pemerintah di masa pandemi melalui Kartu Prakerja telah rampung. Sebanyak 5,5 juta orang berebut mendaftar dimana pada gelombang tersebut hanya membuka kuota 400 ribu peserta. Hingga sangat banyak masyarakat yang gagal ikut berpartisipasi.

Tidak sedikit pendaftar yang mendapati di layar dashboard akun tertulis ’Kamu belum berhasil. Pendaftaran pada gelombang pilihanmu sudah memenuhi kuota’. Otomatis, mereka tidak terdaftar atau gagal mengikuti Prakerja gelombang 11. Kemudian diminta mencoba di gelombang berikutnya.

Direktur Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Hengki Sihombing mengatakan, faktor gagal masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti program Kartu Prakerja tidak hanya karena keterbatasan kuota. Ada faktor lain seseorang tidak bisa menjadi penerima Kartu Prakerja.

”Pertama, kemungkinan jumlah peserta yang mendaftar pada setiap gelombang melebihi kuota yang tersedia. Kedua, karena termasuk program semi bantuan sosial (bansos). Maka semua peserta yang sudah terdaftar pada bansos jenis lainnya tidak dapat menjadi penerima Kartu Prakerja,” tutur Hengki, Minggu (8/11).

”Ketiga, bagi para pekerja yang termasuk dalam penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak dapat menjadi penerima Kartu Prakerja. Berdasarkan tiga hal tersebut, pendaftar Kartu Prakerja juga akan melewati tahap ’randomisasi’ untuk menentukan peserta berhasil atau gagal,” sambungnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Hengki menjelaskan, pendaftar bisa melihat lengkap detailnya pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja. Meski begitu, masyarakat juga bisa gagal dalam pendaftaran Kartu Prakerja 11 apabila tidak memenuhi syarat yang ada.

Loading...

”Ada tiga syarat utama yaitu, calon pendaftar harus termasuk Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 18 tahun. Selain itu juga tidak sedang mengikuti pendidikan formal,” jelasnya.

Jika menilik dari pengalaman gelombang-gelombang sebelumnya, peserta pendaftaran gelombang 11 jangan berkecil hati jika mendapati tulisan dalam dashboard tersebut. Meski tertulis belum berhasil atau gagal Prakerja gelombang 11, nantinya tulisan tersebut bisa berubah menjelang pengumuman resminya.

Saat mengumumkan hasil seleksi, pihak Prakerja juga akan menghubungi peserta melalui SMS dari nomor yang tercantum dalam akunnya. ”Mohon ditunggu, jika lolos akan mendapatkan SMS notifikasi kelolosan atau bisa melihat perubahan status lolos pada dashboardmu,” tulis Instagram @prakerja.

Selain itu, masyarakat tetap bisa memantau perkembangannya melalui Instagram resmi Prakerja atau mengunjungi laman www.prakerja.go.id.

Diketahui, peserta yang lolos mengikuti Prakerja gelombang 11 akan mendapatkan dana insentif Rp3,550 juta. Dengan rincian Rp1 juta untuk biaya pelatihan, uang saku Rp2,4 juta dan insentif usai pelatihan Rp150 ribu. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: