Duh… Ikut Sunatan Massal, Kelamin Bocah ini Terpotong Dan Keluarga Lapor Polisi
- calendar_month Sen, 4 Des 2023

Bocah laki laki yang terpotong kelaminya saat ikut sunatan massal
BNews-NASIONAL- Pada hari Selasa, 17 Oktober 2023, terjadi kejadian terpotongnya kemaluan seorang anak. Dimana disaat anak tersebut mengikuti acara sunatan massal di Desa Masam Pulau, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.
Menurut keterangan dari kuasa hukum korban, Fitriadi, saat kejadian, oknum bidan yang menangani korban langsung memberi tahu ayah korban bahwa alat vitalnya sedikit terpotong, tetapi ditegaskan bahwa ini bukan menjadi masalah besar.
“Pada saat praktik sunat selesai dilakukan, oknum bidan tersebut memberitahu ayah korban bahwa kemaluan anaknya terpotong sedikit, namun hal ini dianggap bukan hal yang serius,” ujar Fitriadi dikutip detikSumbagsel pada hari Rabu, 29 November 2023.
Setelah acara sunat selesai, korban mengalami pendarahan yang cukup besar pada kemaluannya sekitar pukul 03.00 WIB.
“Keesokan malam setelah kejadian, korban mengalami pendarahan yang cukup besar sekitar pukul 03.00 WIB,” tambahnya.
Akibat kejadian ini, fisik anak tersebut mengalami gangguan khususnya saat buang air kecil. Selain itu, kondisi psikologisnya juga terganggu.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Kondisi fisik korban yang mengalami potongan pada ujung kemaluannya mengakibatkan kesulitan saat buang air kecil, dan psikologis korban terpengaruh dengan seringnya merasa marah dan bersendiri,” jelasnya.
Setelah pemeriksaan lebih lanjut, bagian kepala alat vital yang terpotong tidak dapat disambung kembali.
“Kami telah berkonsultasi dengan dokter, dan hasilnya adalah alat vital korban yang terpotong tidak dapat disambung kembali,” ungkapnya.
Ayah korban yang bernama AL berharap untuk mendapatkan keadilan atas kasus yang menimpa anaknya ini. Ia juga berharap agar oknum bidan yang menangani praktik sunat anaknya dapat bertanggung jawab.
“Sebagai orang tua, saya memohon keadilan untuk anak saya dan meminta oknum yang bertanggung jawab atas kejadian ini agar bertanggung jawab,” tegasnya.
Saat ini, pihak kuasa hukum korban telah melaporkan oknum bidan yang menangani anak tersebut ke Polda Sumsel dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (*/detik)
About The Author
- Penulis: BNews 5





Saat ini belum ada komentar