Guru TK Dipaksa Melayani Nafsu Bejat Kepala Sekolah, Baju Sampai Sobek

BNews—NASIONAL— Seorang guru Taman-kanak berinisial NS nyaris menjadi korban pelecehan oleh kepala sekolah berinisial MS, 40. Perempuan cantik berusia 23 tahun itu juga nyaris diperkosa hingga bajunya sobek.

Selain mengampu menjadi guru, korban juga menjabat Kepala TK-PAUD di Klampis, Kabupaten Bangkalan. Sementara MS adalah Kepala SMP di Yayasan pendidikan tempat NS bekerja.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan Aiptu Herly Susanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu 13 Juni 2020 sekitar pukul 09.30 WIB.

”Saat itu, korban mendapat telepon dari pelaku, diminta datang ke sekolah untuk melengkapi berkas kelulusan,” kata Herly, Minggu (9/8).

Setibanya di sekolah, NS hanya mendapati MS seorang diri di ruangan guru. Saat itu, NS duduk di depak pintu. Tetapi MS meminta korban untuk duduk di sofa.

Korban lantas menuruti MS untuk berpindah tempat duduk ke sofa yang biasa digunakan tamu. Setelah itu, tersangka ikut duduk disebelah kiri korban. Posisinya sangat dekat.

Lantaran berfirasat tak baik, NS menggeser letak duduknya untuk menjauh dari MS. Namun, MS justru ikut bergeser untuk tetap dekat dengan NS.

Loading...

NS yang semakin merasakan gelagat tidak baik langsung berpamitan untuk pergi. Korban beralasan hendak bertemu rekan-rekannya di kecamatan.

Sebelum datang ke sekolah, NS sudah janjian dengan teman-temannya untuk bertemu. ”Tapi, ketika korban beranjak pergi, MS mencegah seraya memegang tangan NS. Dia menarik korban hingga jatuh ke sofa,” jelasnya.

NS spontan membentak kepala sekolah MS. Serta meronta-ronta karena tubuhnya sudah berada dalam pelukan pelaku.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

MS justru semakin mencengkeram baju korban hingga busananya robek di ketiak. Tak hanya itu, MS juga membenturkan kepala NS ke tembok.

”Karena terus memberontak, pelaku mendorong korban ke ruangan komputer hingga jatuh tersungkur,” kata Herly.

Dalam ruangan itulah NS mengancam pelaku untuk berteriak apalabila upaya pemerkosaan itu tak dihentikan. Namun, tersangka justru merayu korban untuk memenuhi napsu bejatnya meski hanya sebentar.

NS terus melawan, hingga akhirnya ia menemukan celah waktu untuk berlari ke luar ruangan komputer itu dan segera pergi meninggalkan sekolah.

Korban sempat syok. Ia juga mengadu ke keluarga. Setelah menenangkan diri, NS serta keluarga melaporkan MS ke Mapolres Bangkalan tanggal 25 Juni.

”Setelah melakukan penyelidikan, pelaku kami tetapkan sebagai tersangka mulai hari Senin (3/8). Selasa (4/8), kami meminta koreban menyerahkan sejumlah barang bukti,” tegas dia. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: