Ini Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon, Satu WNI Jadi Korban

BNews–INTERNASIONAL– Ledakan dahsyat terjadi ditengah Kota Beirut Negara Lebanon kemarin (4/8/2020). Suaranya dan kerusakan diketahui hingga jarak 10 km dari pusat ledakan.

Perdana Menteri Libanon, Hassan Diab, mengumumkan penyebab dahsyatnya ledakan di Beirut. Sekitar 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut meledak dan menghantam jantung Libanon.

“Tidak dapat diterima bahwa pengiriman 2.750 ton amonium nitrat telah ada selama enam tahun di sebuah gudang [pelabuhan Beirut]; anpa memikirkan adanya langkah-langkah pencegahan,” kata Diab dilansir AFP, Rabu (5/8).

“Itu tidak bisa diterima dan kami tidak bisa diam tentang masalah ini,” tuturnya.

Amonium nitrat adalah suatu senyawa kimia yang kerap digunakan dalam pertanian sebagai bahan dasar pupuk. Penggunaan utama lainnya adalah sebagai komponen campuran peledak untuk konstruksi pertambangan hingga penggalian.

Diab bersumpah harus ada pihak yang bertanggung jawab atas dua ledakan besar ini.  

“Apa yang terjadi hari ini tidak akan berlalu tanpa pertanggungjawaban. Mereka yang bertanggung jawab atas bencana ini harus membayarnya,” tuturnya.

Loading...

“Gudang berbahaya ini telah ada selama enam tahun, sejak 2014,” sambung Diab.

Kabar terbaru, sudah ada 78 orang tewas dan lebih dari 4.000 orang mengalami luka-luka. Dua ledakan besar menghantam rumah dan gedung-gedung di sekitar pelabuhan.

Salah satu WNI berinisial NNE turut menjadi korban luka. Namun, KBRI memastikan NNE dalam kondisi stabil dan telah mendapat perawatan. WNI tersebut sudah dipulangkan ke apartemen. (*/islh)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: