Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Magelang Siapkan Rencana Pengamanan

BNews—MAGELANG—Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021, jajaran Polres Magelang telah menyusun rencana pengamanan. Termasuk giat operasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang.

Kasubbag Humas Polres Magelang, Iptu Tohir mengatakan Polres Magelang telah mendata potensi-potensi kerawanan. Serta menyusun rencana pengamanan terkait Natal dan Tahun Baru.

”Operasi ini akan berbarengan dengan Operasi Lilin Candi 2020 yang dilaksanakan mulai 21 Desember hingga 4 Januari 2021 mendatang,” katanya, saat press conference di Setda Kabupaten Magelang, Jumat (11/12/2020).

Dia menjelaskan, Polres Magelang telah menyiapkan 221 personel guna pengaman Natal dan Tahun Baru. Terkait potensi kerawanan, kata Tohir, Polri mengantisipasi adanya aksi terorisme, tindak kriminal curat curas, bencana alam, dan kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

”Kemudian terkait pandemi Covid-19, kami melaksanakan secara masif kegiatan untuk menekan atau mencegah berbagai kegiatan masyarakat yang berpotensi adanya penyebaran virus corona. Diantaranya, melakukan operasi Yustisi bersama personel gabungan lainnya di lokasi-lokasi wisata, angkutan, dan tempat keramaian lainnya,” jelas dia.

Lebih lanjut, Tohir menyampaikan bahwa selama pelaksanaan operasi Yustisi yang dimulai pada bulan September hingga saat ini, petugas telah memberikan teguran sebanyak 16.333 kali. Kemudian 21.646 sanksi sosial dan lain-lain ada 207 orang.

”Semuanya itu saat operasi Yustisi. Untuk bentuk pelanggarannya, sebanyak 31.506 tidak menggunakan masker, 933 social distancing, 4.433 physical distancing dan lain-lain ada 1.095,” papar dia.

Terkait tindakan sanksi sosial yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan, kata Thohir, sebanyak 3.494 melaksanakan kerja bakti. Kemudian 8.374 mengucapkan Pancasila, 5.004 menyanyikan lagu kebangsaan, 2.645 menyebut nama pahlawan dan 34 pembubaran giat serta 2.135 lain-lain.

”Untuk jumlah sasaran, ada 37.967 orang, 2.942 tempat dan 2.830 kegiatan. Itu dari mulai September hingga saat ini,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: