Kasihan, Seorang Pasien RSJ Magelang Babak Belur Dihajar Sekelompok Orang

BNews—JOGJAKARTA— Petugas Reskrim Polsek Temon Kulon Progo berhasil menangkap empat pemuda yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Farid Maruf, 24. Polisi kini masih melakukan penyelidikan secara intensif terhadap kasus penganiayaan terhadap warga Ambal, Kebumen di Jalan Pantai Congot-Glagah, Selasa (28/12).

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, kasus ini terungkap berkat laporan warga yang menemukan korban dalam kondisi terluka pada wajahnya memar di Pantai Congot. Korban selanjutnya diantar ke Polsek Temon dan dibawa ke rumah sakit.

Atas temuan ini, polisi melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi akhirnya mempelajari dari rekaman CCTV di sekitar lokasi sehingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.

”Awalnya ada orang diantar ke Polsek dalam kondisi luka lebam pada wajahnya. Kemudian dilakukan penyelidikan dan mengamankan empat orang pelaku,” terangnya, Rabu (29/12).

Empat pelaku yang diamankan tiga diantaranya merupakan warga Purwodadi, Purworejo yakni FD, 23; BS, 24; dan HPN, 20. Satu LU, 23, warga Kecamatan Purworejo, Purworejo.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Polisi mengamankan pelaku FD di rumahnya pada Selasa (28/12) malam. Pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban bersama tiga pelaku lain.

Mereka kemudian dipanggil untuk datang ke rumah FD untuk menyelesaikan permasalahan. Mereka dengan sadar kemudian ke Polsek Temon untuk dimintai keterangan. 

”Para pelaku ini sudah mengakui perbuataanya dan menganiaya korban dengan tangan kosong pada wajahnya,” terangnya.

Awalnya para pelaku ini menolong korban yang berjalan sendiri di pinggir jalan Purwodadi, Purworejo. Sedang sepeda motor korban ditinggal di SPBU.

Mereka awalnya hendak menolong korban dan akan membelikan bensin. Namun saat ditanya korban berbelit-belit dan tidak jelas sehingga membawa pelaku di Pantai Congot dan dianiaya para pelaku.

”Dari keterangan orang tua korban, anaknya mengalami gangguan jiwa dan sedang menjalani pengobatan di RSJ Magelang sejak 2018,” ujarnya.

Korban juga sudah beberapa kali pergi dari rumah dan membuat permasalahan seperti kejadian ini. Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi. (*)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: