Kiamat Masih Jauh Jika Masih Terdapat Tiga Hewan ini
- calendar_month Sab, 18 Nov 2023

Gambar ilustrasi kiamat.(Sumber: internet)
- Pandemi. Sebuah laporan yang disusun oleh para ilmuwan dari Universitas Oxford menyatakan bahwa salah satu aspek yang akan membawa dunia menuju hari kiamat adalah pandemi.
Seperti yang kita tahu, pandemi adalah penyakit mematikan yang telah menyebar ke seluruh dunia. Tanda kiamat ini sedang kita alami saat ini, di mana kita terjebak dalam pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita tinggal di rumah.
Pandemi ini menyebar begitu luas di seluruh Bumi, dan telah menelan banyak korban.
Para peneliti menyatakan bahwa pandemi memiliki potensi untuk menjadi pandemi yang lebih besar jika tidak ditangani dengan serius oleh para pemimpin dunia. Hal ini terlihat dari penanganan Covid-19 di beberapa negara. Para ilmuwan berpendapat bahwa situasi ini akan semakin serius jika angka kematian akibat virus ini lebih tinggi, seperti Ebola dan Zika.
Mengapa pandemi dapat dikategorikan sebagai tanda kiamat? Karena berbagai penyakit dan virus ini mengandung patogen yang belum diketahui oleh dunia medis, dan tidak ada vaksin yang efektif untuk melawannya.
Oleh karena itu, kemampuan penyebaran penyakit ini jauh lebih kuat daripada upaya pencegahannya. Terutama di negara-negara yang sistem kesehatannya masih rendah. Jadi, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa tanda-tanda kiamat telah terjadi.
Beberapa pandemi global yang pernah melanda dunia adalah SARS pada tahun 2003, Ebola pada tahun 2014, Zika pada tahun 2016, dan Covid-19 pada tahun 2020.
- Perang Nuklir. Menurut para ilmuwan, senjata nuklir juga memiliki potensi besar untuk menjadi tanda kiamat. Hal ini disampaikan oleh Piers Millet, seorang ahli biosecurity dari Future of Humanity Institute.
Tidak hanya mampu memusnahkan umat manusia dalam hitungan detik, tetapi mereka yang selamat dari ledakan itu juga akan terkena dampak radiasi. Dalam hal ini, orang yang meninggal dalam detik pertama ledakan mungkin lebih beruntung karena hidup dengan paparan radiasi sangat menyiksa.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Meskipun perang nuklir belum terjadi, hal ini telah menjadi ancaman global sejak tahun 1980-an, ketika Amerika Serikat dan Uni Soviet memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan nuklir dengan mudah.
Jika tanda kiamat ini benar-benar terjadi, kota-kota besar dan hutan akan terbakar, asap akan membentuk awan; yang menghalangi sinar matahari masuk ke atmosfer Bumi. Partikel ini tidak akan hilang meskipun hujan turun selama bertahun-tahun.
Dalam skenario terburuk, diperkirakan 99 persen sinar matahari akan terhalang masuk ke Bumi dalam beberapa bulan. Tumbuhan tidak akan bisa melakukan fotosintesis, sehingga makanan untuk manusia dan hewan akan menghilang.
Belum lagi suhu permukaan Bumi yang jatuh akan membekukan Bumi dan membuatnya tak terhuni. Tanaman dan hewan akan punah dalam kegelapan. Kondisi ini akan sangat mirip dengan tanda kiamat yang disebabkan; oleh hantaman asteroid yang memusnahkan dinosaurus, yang terjadi jutaan tahun yang lalu. (*/berbagai sumber)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar