Kisah Hantu Baik Hati Penunggu Kali Blongkeng Magelang

BNews—MAGELANG— Di Magelang, sungai yang berhulu di Gunung Merapi dikenal memiliki banyak misteri. Juga dihuni berbagai makhkuk halus.

Salah satu sungai yang berhulu di Gunung Merapi adalah Kali Blongkeng. Membentang di kawasan Dukun Muntilan hingga Ngluwar Kabupaten Magelang.

Dulu, di tahu  2010-2012 saat banjir lahar dingin, di sungai ini kerap terdengar musik gamelan. Sebelum dan saat terjadi banjir lahar.

Salah satu penunggu Sungai Blongkeng yang dikenal adalah canguk. Hantu ini memang tidak populer. 

Sosok canguk ini biasa ditemukan di spot-spot mancing yang banyak ikannya. Seperti yang dikisahkan liputan6.

Pramono, salah satu warga di bantaran kali Blongkeng, Muntilan Kabupaten Magelang bercerita bahwa ia pernah mendengar dongeng tentang hantu canguk ini. “Yang bercerita mbah Amat saat masih muda,” katanya.

Menurut Pramono, mbah Amat ini saat masih muda sangat gemar menangkap ikan dengan cara memancing. Ia selalu berpamitan kepada istrinya untuk memancing, dengan dalih mencari lauk.

Loading...

“Saat itu sebelum tahun 1965. Lauk menjadi sangat mahal dan masyarakat sini mengandalkan ikan di sungai sebagai lauk,” kata Pramono.

Suatu malam, mbah Amat berpamitan kepada istrinya seperti biasa. Tujuannya langsung ke sungai Blongkeng. Ia biasanya mancing di bawah jembatan jalan raya Yogya-Magelang.

“Anehnya, baru saja duduk, ikan-ikan sudah berlompatan. Mbah Amat langsung menyiapkan joran dan perangkat memancingnya. Benar nggak sampai lima menit, jorannya berkedut,” kata Pramono.

Dari peristiwa itu, kisah hantu baik hati ini dimulai.

Sungai Blongkeng berair sangat jernih karena airnya bercampur pasir dan bebatuan dari gunung Merapi. Ikan yang paling banyak jenisnya adalah Tombro. Ini adalah sejenis ikan mas namun beda dengan ikan mas hias. Nama keren dalam ilmu Biologi disebut Cyprinus Carpio. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: