Kisah Pilu Penderita Kanker Terima Bantuan Fiktif Puluhan Juta dari Donatur

BNews—JATENG— Seorang warga penderita kanker, Kinem, yang  tinggal di Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali merasa menjadi korban penipuan oknum donatur. Mengaku akan mendapat bantuan, ia ternyata hanya dimanfaatkan dan menjadi korban janji manis.

Suami Kinem, Nursam menceritakan, oleh oknum donatur, sang istri diminta untuk berfoto sambil memegang kertas bertuliskan bantuan uang senilai puluhan juta rupiah. ”Saya dan istri hanya diminta pegang kertas yang ada tulisan nominal uangnya, lalu di foto-foto. Tetapi, uang tidak pernah saya terima,” katanya, Minggu (19/7).

Meskipun hanya diberi janji palsu, Nursam mengaku tak sakit hati. Dirinya pun berharap suatu saat akan ada bantuan yang benar-benar bisa membantu pengobatan istrinya.

”Tidak apa-apa, saya hanya berdoa agar istri segera sembuh. Bantuan yang tak sampai itu cukup banyak. Ada yang Rp10 juta, Rp30 juta, Rp25 juta. Saya tidak terima uangnya, hanya kertas yang masih tersimpan,” ungkapnya.

Namun demikian, untuk bantuan senilai Rp 30 juta, Nursam mengaku telah ditransfer sebesar Rp7 juta. ”Ini saya nerima Rp7 juta. Ditransfer lewat rekening saya,” kata Nursam sambil menunjukkan kertas donasi dari pihak pendonasi.

Nursam menerangkan, istrinya menderita kanker di dagu sejak 2009. Akibat terserang kanker, muncul benjolan besar di bagian bawah mulut.

Kondisi tersebut membuat Kinem susah untuk berbicara dan makan karena lidahnya terjulur keluar. Tak hanya itu, kanker telah membuat giginya rontok.

”Untuk makan dan berbicara susah,” ungkap Kinem.

DIketahui, Kinem beberapa kali dibawa ke dokter untuk diobati. Terakhir, Nursam membawa istrinya itu ke RSUD Moewardi di Solo. Kinem dirawat selama 14 hari. Namun, selama itu, tidak ada tindakan medis yang dilakukan.

”Hanya tiduran di kamar, tidak jadi dioperasi karena kondisi drop,” pungkasnya.

Sementara itu, Nursam yang bekerja serabutan mengaku kesulitan untuk melakukan pengobatan lagi. Di sisi lain, dirinya masih harus menghidupi kelima anaknya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: