Laga di Magelang Tanpa Penonton, PSIS Kehilangan Potensi Pendapatan Rp 1 Miliar

BNews—MAGELANG—Pascaputusan PT LIB yang melarang laga big match antara PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya, kedua kesebelasan merasa rugi. Panitia Pelaksana (Panpel) klub berjuluk Mahesa Jenar misalnya, menyebut situasi tersebut merugikan timnya secara finansial dan mental.

Ketua Panpel PSIS Semarang, Ferdinand Hindiarto mengatakan, laga tersebut merupakan laga kandang. Dimana pihaknya secara finansial merasa dirugikan lantaran tidak akan memperoleh pendapatan tiket yang akan dijual. Padahal, pihaknya masih harus mengeluarkan sewa stadion dan sebagainya.

”Pemasukan jelas nol. Kalau berapa jumlah kerugian, berkaca laga lawan Persib Bandung (pekan ke-10) pendapatan kotor ada Rp 1 miliar. Belum dipotong biaya, kalau acuannya kapasitas penuh,” ungkap Hindiarto seperti dikutip laman resmi Liga Indonesia.

Dijelaskan dia, laga tanpa penonton tersebut bukan kehendak panpel dan manajemen PSIS. Kendati merugikan klub biru tersebut, jajaran manajemen PSIS tetap menghormati keputusan tersebut.

Sementara itu, Persebaya Surabaya sebenarnya sangat mengharapkan kehadiran Bonek dan Bonita sebagai pemain ke-11. Sebab, dukungan langsung suporter militan itu mampu melecut semangat tim asuhan Alfred Riedl lantaran pertandingan tersebut merupakan laga tandang ke kandang lawan.

Namun demikian, pihaknya meminta agar Bonek dan Bonita tidak memaksakan diri berangkat dan menonton pertandingan secara langsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat besok (20/9). Seperti dikutip Instagram resmi milik Persebaya @officialpersebaya, pihaknya meminta para suporter untuk memberikan dukungannya melalui doa serta menonton dari televisi karena akan disiarkan secara live.

”Ojo mekso budal, rek. Ayo hormati dan patuhi keputusan ini. Lebih baik kita nonton bareng atau nonton di TV karena laga akan disiarkan secara live di Indosiar,” pinta klub berjuluk Green Force tersebut. (han/bn1)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: