Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Lantik Pejabat Baru, Bupati Magelang Ingatkan ASN Soal Tanggung Jawab

Lantik Pejabat Baru, Bupati Magelang Ingatkan ASN Soal Tanggung Jawab

  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026

BNews-MAGELANG – Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menegaskan bahwa pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional; di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang; merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat pencapaian pembangunan daerah.

Pelantikan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (14/1/2026), berlangsung dalam suasana khidmat; dan penuh harapan agar para aparatur yang baru dilantik mampu bekerja secara profesional serta melayani masyarakat dengan tulus.

Dalam sambutannya, Bupati Grengseng menekankan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme; yang transparan dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Proses tersebut meliputi penilaian kualitatif, kuantitatif, hingga assessment kompetensi sebagai varian baru dalam pengukuran kinerja aparatur.

“Saya berharap PNS dapat memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Magelang. Tunjukkan kualitas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap visi-misi daerah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Grengseng Pamuji juga menanggapi kekhawatiran sejumlah ASN terkait rotasi dan mutasi jabatan.

Ia menegaskan bahwa proses mutasi dilakukan secara objektif, tanpa muatan dendam maupun kepentingan pribadi.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Sudahlah, mengalir saja. Fokus bekerja dengan baik hari ini. Jabatan itu ada masanya, semua akan melalui gilirannya,” ujarnya.

Ia bahkan menyinggung secara santai adanya pejabat yang merasa bersalah atas pilihan politik sebelumnya hingga meminta “dihukum”.

Menurutnya, hal tersebut tidak perlu terjadi karena rotasi jabatan merupakan bagian dari sistem dan kebutuhan organisasi.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Kharisma Wardanto Baktiawan pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam jabatan fungsional Mediator Hubungan Industrial Ahli Pertama. Selanjutnya, Lies Pramudiyanti yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Bukit Menoreh, dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

Selain itu, Endang Rahayu Qwartiningrum yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah; kini menduduki jabatan Perencana Ahli Madya pada perangkat daerah yang sama.

Sementara Agus Ahmad Arifin, perekam medis penyelia RSUD Muntilan, dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda RSUD Muntilan.

Lebih lanjut, Bupati Grengseng mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan regulasi, kondisi ekonomi, hingga dinamika masyarakat di era media sosial.

Ia mengingatkan kembali ajaran Mangkunegara IV, “Ngilmu kuwi kelakone kanthi laku”, yang berarti ilmu hanya bermakna jika diwujudkan dalam tindakan nyata.

Menurutnya, niat yang tulus, kedisiplinan, serta kerja keras harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk melakukan introspeksi diri, menghindari niat buruk, dan memperkuat kebersamaan sebagai satu tim.

“Mari jadikan pemerintahan Kabupaten Magelang sebagai gerbong besar perubahan menuju masyarakat yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera. Slogan ini bukan sekadar tulisan, tapi harus menjadi laku kita bersama,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less