Lawan Hoax, PC IPPNU Kabupaten Magelang Gelar Program Brownis

BNews—MUNTILAN—Perkembangan media sosial saat ini bisa di bilang tanpa batas. Adapun juga menjadi salah satu penting bagi kehidupan terutama para kawula muda.

 

Oleh sebab itu Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Magelang  menggelar sebuah program Brownis (Ngobrol Manis) Rasa Media siang tadi (19/1). Kegiatan mengangkat tema “Pelajar Putri Cerdas Bermedia” yang diselenggarakan di Joglo Jeep, Gunungpring, Muntilan, Magelang.

Advertisements


 

Ketua Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Panitia kegiatan Herny Ambarwati, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh  kurang lebih 12 Pimpinan Anak Cabang IPPNU se-Kabupaten Magelang. “Selain dalam rangka silaturahmi antar anggota, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah wawasan terkait pengetahuan dan etika bersosial media,” Katanya.


 

Diketahui bersama bahwa media sosial merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan. Yang tadinya media komunikasi yang hanya sebatas kebutuhan sekunder kini telah bergeser kebutuhan primer. “Dulu kita menggunakan media komunikasi hanya menggunakan short message service (SMS) sekarang sudah berganti dengan Whatsapp, Facebook, Twitter, Blog, Web dan lain sebagianya yang berhubungan dengan internet digital,” imbuhnya.

 

Ambarwati juga menerangkan bahwa bermedia sosial sudah menjadi hal yang tidak lagi asing bagi kaum pelajar ataupun orang tua.

 

“Namun akhir akhir ini cara penggunaan media sosial tidak sesuai dengan etika, Salah satunya yaitu tersebarnya berita hoax yang menghipnotis para pengguna media sosial terutama para pelajar. Oleh karena itu, untuk meminimalisir para pengguna yang  terkontaminasi dengan berita-berita hoax yang disebarkan oleh para oknum yang kurang beretika,” tambahnya.

 

Sementara  Awaluddin Setya Aji selaku pemilik Joglo Jeep ini sekaligus sebelum membuka acara secara resmi menyampaikan motivasi kepada peserta terkait etika dalam bermedia sosial. Dalam acara ini juga dihadiri oleh dua orang pemateri handal yakni  Faizun Rohman yang kebetulan mengisi diskusi pertama. Ia berasal dari Kabupaten Temanggung yang aktif di IPNU maupun PMII Temanggung dan Thoyyib Rizqi dari PC IPNU kabupaten Magelang,

 

Untuk materi Faizun Rohman memberikan pemahaman terkait beberapa aplikasi editing di android yang bisa di manfaatkan para peserta guna memerangi hoax. Serta pemateri kedua

Thoyyib Rizqi menyampaikan bahwa menggunakan media dengan sangat baik yaitu take, edit, dan share.

 

“Untuk memberikan informasi ataupun editing sebuah tulisan harus memiliki dasar umum yakni 5W+1H agar tidak menimbulkan banyak persepsi yang berbeda-beda,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: