Maksimalkan PPKM Darurat, Lampu Penerangan Malam di Magelang Dipadamkan
- calendar_month Kam, 15 Jul 2021

DARURAT: Lampu penerangan jalan dan taman di Kota Magelang sengaja dipadamkan. (gambar: ist)
BNews—MAGELANG— Berbagai cara dilakukan untuk mencegah kerumunan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Salah satunya yakni dengan memadamkan lampu.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang yang dengan sengaja melakukan pemadaman lampu saat malam hari. Diantaranya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan taman.
Kepala Bidang Pengelolaan PJU, Pertamanan,dan Pemakaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih membenarkan kebijakan tersebut. Ia menyebut, sejauh ini pemadaman diterapkan di sepuluh titik fasilitas umum (fasum) taman.
”Diantaranya di Alun-alun, Taman Lansia, Lapangan Kwarasan, Taman Badaan Barat dan Timur,” katanya.
”Selanjutkan di Taman Remaja (samping Kantor Pegadaian Kota Magelang), Taman Skateboard, Taman Majapahit, Taman BKSM, Taman Bundaran Sitodopo dan Taman Monumen Tidar,” sambung dia seperti dikutip Kompas, Kamis (15/7).
Yetty berharap dengan pemadaman ini, keamanan dan ketertiban semoga tetap terjaga. Kerumunan juga diharap menjadi berkurang dan tujuan dari PPKM Darurat dalam menekan angka penularan Covid-19 dapat tercapai.
”Sebelumnya kami telah menerima surat permohonan dari Polres Magelang Kota. Isinya permohonan agar lampu penerangan di tempat-tempat kerumunan masyarakat untuk dipadamkan guna mendukung PPKM Darurat,” jelasnya.
Pihaknya langsung menerapkannya pada Selasa ,(13/7) malam, dengan memadamkan PJU di sejumlah titik. Meskipun Pemkot Magelang sendiri belum mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pemadaman ini.
”Edaran dari Pemkot memang belum ada, kita hanya mendapat perintah secara lisan dari pimpinan dan kami langsung laksanakan pemadaman semalam dari jam 20.00 sampai 23.00WIB,” ungkapnya.
Terpisah,Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno menilai, pemadaman lampu jalan ini dinilai bagus diterapkan di pusat-pusat keramaian atau biasa orang berkerumun. Namun, hal ini harus diimbangi dengan keamanan yang terjaga dari petugas keamanan.
”Saya kira bagus lampu di fasum atau titik keramaian dimatikan pada malam hari. Tapi, memang harus diwaspadai masalah keamanannya. Jangan sampai justru memunculkan masalah baru, kriminalitas naik,” saran politisi PDI Perjuangan yang karib disapa Udik. (ifa/han)
About The Author
- Penulis: BNews 3



Saat ini belum ada komentar