Maling Motor dan Pembeli Diciduk Polres Magelang

BNews—MUNGKID– Pelaku Curanmor di beberapa tempat di Magelang berhasil diringkus Unit Reskrim Polres Magelang. Tidak hanya pelaku, satu orang penadah juga diamankan dirumahnya di Paremono Mungkid Kabupaten Magelang.

Pelaku diketahui bernama Wana Yulianto, 30 warga Kelurahan Pela Mampang Kecamatan Mampang Prapatan Kota Jakarta Selatan melaksanakan aksinya di enam lokasi di Magelang. Terakhir dirinya mengambil sebuah sepeda motor di depan Warung Mie AYam Eko Sari Ponalan Tamanagung Muntilan pada akhir Mei 2019 lalu.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho saat presscon pagi ini mengatakan bahwa keberhasilan Unit Reskrim Polres Magelang berkat penyelidikan yang mendalam selama ini. “Pelaku ini specialis curanmor dimana mencari sepeda motor yang tertinggal kuncinya saat di parkir,” Katanya.

Polisi juga mengamankan satu orang penadah barang curian dari pelaku. “Kita amankan Aulia Falestian, 25 warga Dusun Dowo Desa Paremono Kecamatan Mungkid. Orang ini membeli sepeda motor curian dari pelaku Wana Yulianto,” imbuhnya.

Loading...

Wana Yulianto diamankan di Kebumen rumah istrinya. “Pada hari Sabtu 08 Mei 2019 sekitar pukul 23.00 wib di Dususn Kemendung Desa Banioro Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen dengan dibackup oleh Unit reskrim polsek Pejagoan dan Unit Reskrim Karangsambung berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat diamankan pelaku mengakui kalau kendaraan tersebut telah dijual kepada Vales sebesar Rp 2.800.000,” paparnya.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Magelang untuk dilakukan pengembangan kasus. “Ternyata pelaku ini selain melaksanakan aksinya di dua lokasi Kebumen juga melakukan aksinya di 4 tempat di wilayah Kabupaten Magelang,” Ungkap Kapolres.

Pelaku melakukan aksi Curanmor di empat tempat di Magelang yakni Curanmor Mio Putih di Pasar Muntilan dan dijual di Muntilan kepada Nahar, Curanmor Satria FU Hijau Hitam berlokasi di Pandansari Muntilan dan barang bukti sepeda motor berhasil diamankan,  Curanmor SPM Jupiter di Toko Pakaian Borobudur, dijual Rp. 1.500.000, dan Pencurian HP OPPO A3S di Borobudur, dijual Rp. 1.200.000. “Atas perbuatannya tersangka melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman Pidana paling lama 5 Tahun,” tandasnya.

Sementara Wana Yulianto saat diwawancarai awak media mengaku dirinya mengambil sepeda motor yang kuncinya tertinggal dan lalai dari pengawasan. “Saya terpaksa melakukan karena desakan kebutuhan keluarga juga,” Pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: