Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Maut Usai Pesta Miras Oplosan di Mertoyudan, Korban Tembus 7 Orang!

Maut Usai Pesta Miras Oplosan di Mertoyudan, Korban Tembus 7 Orang!

  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025

BNews–MAGELANG– Kasus dugaan pesta minuman keras (miras) oplosan di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, kembali memakan korban.

Hingga Kamis (9/10/2025), total korban tewas mencapai tujuh orang. Empat di antaranya sempat menjalani perawatan di RSUD Merah Putih Magelang, namun nyawanya tak tertolong.

Tiga korban yang sebelumnya dirawat di RSUD Merah Putih yaitu R (34), PI (41), dan S (43), warga Brontokan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan. Ketiganya meninggal dunia pada Rabu (8/10/2025). Sementara satu korban lainnya, AR (40), warga Brontokan, Danurejo, meninggal pada Kamis (9/10/2025).

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Merah Putih, dr Hery Sumantyo MPH, menjelaskan para korban diduga kuat mengalami keracunan alkohol oplosan.

“Hasil dari diagnosa para korban ya kemungkinan keracunan. Keracunan minuman alkohol. Karena kami dari mulai anamnesis (wawancara medik) itu keluarga yang mengantar juga mengaku habis minum bareng-bareng alkohol oplosan,” kata Hery kepada wartawan di RSUD Merah Putih, Kamis (9/10/2025).

Ia menyebutkan, sebagian besar korban datang ke rumah sakit dengan kondisi sesak napas, pandangan kabur, bahkan ada yang tidak bisa melihat sama sekali.

“Dari gejala klinis yang ada itu mereka rata-rata datang sudah sesak nafas, pandangan kabur. Bahkan ada yang sudah tidak melihat. Dari hasil laboratoriumnya juga sangat mendukung adanya keasaman yang tinggi dan macam-macam sudah mendukung,” jelas Hery.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Menurut Hery, pasien pertama datang pada Selasa (7/10) dini hari, disusul pasien lain pada pagi harinya sekitar pukul 07.00–08.00 WIB. Sayangnya, seluruh korban meninggal dunia di hari yang sama.

“Pasien tersebut datang ke RSUD Merah Putih mulai tanggal 7 Oktober dini hari (Selasa). Kemudian paginya jam 07.00 dan 08.00 WIB ada yang nyusul ke sini (RS). Yang kebetulan untuk dini hari itu meninggal sore. Yang datang pagi (Selasa pagi) meninggal sore,” imbuhnya.

Hery menuturkan, seluruh pasien datang dengan tingkat kesadaran yang sudah menurun drastis.

“Kita lakukan penanganan secara komprehensif sesuai standar operasional prosedur akan tetapi kesadaran dari pasien-pasien tersebut semakin lama semakin menurun dan akhirnya keempat orang tersebut meninggal,” bebernya.

“Sampai saat ini yang kita rekap ada empat orang meninggal. Ada yang datang malam meninggalnya sore, ada yang datang pagi meninggalnya sore,” pungkas Hery.

Sementara itu, berdasarkan informasi sebelumnya, pesta miras oplosan itu diduga dilakukan di sebuah gubuk di wilayah Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan, pada Minggu (5/10) dini hari. Dua hari kemudian, Selasa (7/10), tiga orang pertama dilaporkan meninggal dunia. Jumlah korban terus bertambah hingga kini total mencapai tujuh orang.

Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah, membenarkan pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

“Kami sudah mengumpulkan informasi bahwa pada hari Minggu (5/10) dini hari para korban ini sempat melaksanakan minum minuman keras, jenis belum jelas,” kata La Ode saat diwawancarai, Selasa (7/10/2025).

Polisi masih menyelidiki asal dan kandungan miras oplosan yang dikonsumsi korban serta menelusuri siapa pemasoknya. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less