Ngatiman Ditemukan Tewas Di Kulonprogo, Ternyata Dianiaya Selingkuhan Istrinya

BNews–JOGJA– Seorang pria bernama Ngatiman alias Proyo, ditemukan meninggal dunia penuh luka memar. Mayat pria 39 tahun tersebut ditemukan di corblok tidak jauh dari rumahnya pada 4 Mei 2022 lalu.

 Meski ditemukan dengan penuh luka memar,  awalnya tidak dilaporkan ke pihak kepolisian oleh keluarga.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengakui jika tidak ada laporan terkait dengan kematian korban. Namun pihaknya berhasil mengungkap kasus yang menyebabkan kematian korban tersebut. Ternyata sebelum meninggal korban sempat dianiaya oleh selingkuhan istrinya.

“Jadi awalnya kami tidak mendapat laporan tetapi mendengar kabar di masyarakat jika korban ditemukan dalam keadaan penuh luka memar,” papar Kapolres, Selasa (10/5/2022).

Pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi mendengar informasi yang berkembang di masyarakat tentang adanya orang yang meninggal dunia dan di tubuhnya banyak luka-luka akibat penganiayaan namun peristiwa tersebut tidak dilaporkan kepada polisi.

Kabar tersebut langsung direspon oleh Satreskrim Polres Kulon Progo dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan polisi kemudian melakukan gelar perkara pada hari Minggu (8/5/2022) pukul 19.00 WIB kemarin.

“Dari gelar perkara ini kami mendapatkan rekomendasi dibuatkan LP model “A” dan perkara dilakukan Penyidikan,” ungkap dia.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kemudian pada hari senin (9/5/2022) pukul 12.30 WIB kemarin dilakukan gelar perkara dengan agenda penetapan tersangka SR alias Kelik dalam perkara ini. Terhadap Kelik, polisi akan menerapkan Pasal 351 ayat (3) KUHP dan hal dimaksud telah disetujui oleh peserta Gelar Perkara.

Pihaknya kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka. Dan dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya di mana sebelum meninggal pelaku dengan korban sempat terlibat cekcok dan berujung penganiayaan.

“Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu tanggal 4 Mei 2022 sekira pukul 20.00 WIB,”papar dia.

Peristiwa ini bermula ketika SR datang ke rumah istri korban yang bernama TS. Keduanya diketahui memiliki hubungan asmara. Saat itu tersangka mendatangi TS karena mengetahui kalau korban tidak ada di rumah.

Namun kedatangan tersangka diketahui oleh korban dan terjadilah cekcok mulut antara mereka. Kedua orang ini juga terlibat perkelahian dengan disaksikan oleh istri korban.

Saat berkelahi itu, tersangka mendorong dan menghantamkan korban ke sebatang pohon kelapa yang ada di belakang rumah. Akibat dorongan tersebut kepala korban terbentur dan korban terhuyung-huyung dan jatuh diundak-undakan (tangga) batu.

“Karena jatuh itu, dada korban luka barut, selanjutnya tersangka memukul bagian perut korban,”ujar dia.

Saat itu, meski mengetahui suaminya terluka namun istri korban tidak mengijinkan korban masuk ke rumah. Korban kemudian berjalan melewati conblok. Dan beberap saat kemudian  korban kemudian ditemukan tergeletak sudah meninggal.

“Tersangka kemudian Pulang menuju rumahnya yang masih di Tangkisan II, Hargomulyo, Kokap,” papar dia.

Usai melakukan penyelidikan polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka kemarin siang. Pelaku akan dikenakan pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan menyebabkan matinya seseorang, dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun. (*/kumparan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: