Pelaku Wisata Borobudur Magelang Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Buatan
- calendar_month Kam, 9 Mar 2023

Irfan Nurhadi Satria, Mahasiswa Waseda University Tokyo Jepang saat berdiskusi dengan pelaku wisata di Desa Bahasa Borobudur, Rabu (8/3/2023).
BNews—MAGELANG— Kecerdasan buatan (Artificial Intellegence) bernama Opland diharapkan dapat membantu pelaku usaha di bidang pariwisata ke depannya. Khususnya untuk mengoptimalkan promosi dan pelayanan.
“Secara teknis Artificial Intelligence ini telah kami sambungkan dengan peta pengetahuan yang berdasarkan fakta-fakta dari teori management dan ilmu bisnis lainnya,” kata Irfan Nurhadi Satria, Mahasiswa Waseda University Tokyo Jepang saat berdiskusi dengan pelaku wisata di Desa Bahasa Borobudur, Rabu (8/3/2023).
Dia menyebut, Opland bisa digunakan untuk membantu pelaku usaha di bidang pariwisata serta meningkatkan kompatibilitas pelaku usaha sehari-hari. Terutama dalam hal reset pasar sehingga didapatkan strategi pemasaran yang baik.
Menurutnya, Opland dapat membidik pasar secara tepat ketika pelaku usaha pariwisata ingin membangun usaha baru dengan sasaran wisatawan mancanegara. Bahkan terkait dengan kebiasaan atau budaya yang dilakukan oleh sasaran usaha, juga dapat dibidik melalui aplikasi ini.
“Misalnya mereka suka ngopi, kopinya seperti apa, bagaimana tidurnya mereka, kapan mereka makan, dan masih banyak lagi dapat dibidik disini. Akan lebih cepat data diperoleh daripada pencarian google,” ujarnya.
Irfan menjelaskan, saat ini masih mengembangkan management internal. Namun kedepan, diharapkan Artificial Intelligence ini dapat dimanfaatkan dalam sektor keuangan dan operasional pelaku usaha pariwisata secara lebih maksimal.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Pemilik Desa Bahasa dan Wisata Kelinci Borobudur Magelang, Hani Sutrisno menyambut baik dengan hadirnya Artificial Intelligence untuk membantu mengoptimalkan sistem dan promosi di bidang pariwisata.
Meskipun hal tersebut masih baru baginya, namun Hani tetap berkomitmen untuk dapat selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada.
“Kita harus responsif, menanggapi Bahakan kita harus mengikuti perubahan teknologi yang kian pesat saat ini. Opland ini salah satu ikhtiar kami pelaku wisata untuk menyambut masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, teknologi yang digunakan secara baik tentunya akan membawa manfaat. Apalagi sebagai pelaku wisata yang memang harus bersinergi dengan perkembangan teknologi yang menurutnya akan memudahkan pengelolaan usaha pariwisata yang dijalaninya.
”Ini teknologi bagus, menurut saya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku wisata di Kabupaten Magelang. Ayo kita jualan pariwisata, optimalisasinya menggunakan aplikasi ini,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar