Pemkab Magelang Sosialisasi ke Pemilik Lahan Terdampak Gerbang Raksasa

BNews–MUNGKID– Rencana program pembangunan gerbang besar pintu masuk ke Kawasan Candi Borobudur terus berproses. Sosialisasi pembangunan terus dilakukan oleh jajaran Pemerintahan Kabupaten Magelang.

Seperti kali ini Camat Mungkid mendatangi Kapel Kristu Raja di Blondo Mungkid yang masuk wilayah Paroki Santo Petrus Pekerja Mertoyudan (17/2/2020). Dalam pertemuan tersebut diikuti oleh Romo Kapel, Dewan Paroki, Ketua Wilayah Blondo Umat Kapel, dan Sekdes Blondo.

Camat Mungkid diketahui, datang untuk sosialisasi pembangunan gerbang Kalpataru yang akan di bangun di pintu masuk Blondo. Dimana  hal tersebut dilakukan karena sebagian pagar dan lahan Kapel terkena pembangunan besok.

Ketua Wilayah Blondo Umat Kapel Kristu Raja, Yuda Prakasa mengatakan bahwa sosialisasi pagi tadi terkait pembangunan tugu atau pintu gerbang kalpataru di wilayah Blondo. “Kami sangat kooperatif dengan program Presiden Jokowi tersebut, dengan pebanguna tugu tersebbut karena Kalpataru juga merupakan simbol dari perdamaian,” katanya kepada Borobudur News.

Disebutkannya juga, bahwa pembangunan tersebut diberitahukan akan dimulai tahun 2020 ini. “Dan untuk gereja atau kapel ini sendiri akan tetap berdiri seperti semula. Cuman sebagian pagar dan halaman terkena beberapa meter saja,” paparnya.

DOWNLAOD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISiNI)

Ditanya terkait ganti rugi, Yuda mengungkapkan dalam pertemuan tadi belum ada pembahasan. “Dalam pembahasan tadi belum ada kesepakatan soal harga masih dalam pembahasa. Dan katanya masih menunggu juga dari Bapeda Kabupaten Magelang,” ungkapnya.

Perlu diketahui, sebelumnya sudah diberitakan akan bahwa akan dibangun empat gerbang raksanan menuju kawasan Borobudur. Hal ini untuk mendukung penataan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Candi Borobudur.

Dari empat lokasi itu, salah satu di antaranya di Provinsi DIY yakni di Klangon, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang Kulonprogo sebagai pintu masuk dari bandara YIA. Tiga lainnya di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, terdiri dua di Kecamatan Mungkid yakni Palbapang sebagai pintu masuk dari Jogja dan di Blondo sebagai pintu masuk dari Semarang.

Terakhir, pintu gerbang di Kembanglimus Borobudur yang akan menjadi pintu masuk dari Jawa Tengah bagian selatan. Di setiap gerbang tersebut nantinya akan dipasang ikon penanda masuk ke kawasan Candi Borobudur.

Untuk di Blondo gerbang dengan ikon Kalpataru, di Palbapang gerbang dengan ikon Singa,. Sedangkan di Kembanglimus ada gerbang Gajah dan Klangon ada gerbang Samodraraksa. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: