Perkenalkan Desa Mina Wisata Menayu

WISATA: Inilah rangkian peresmian Desa Wisata Mina di Menayu Muntilan (3/2)--(Foto--Han)

WISATA: Inilah rangkian peresmian Desa Wisata Mina di Menayu Muntilan (3/2)--(Foto--Han)

BNews–MUNTILAN–Desa Menayu di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang terus menata kawasannya jelang peresmian menjadi Desa Mina Wisata tahun 2019 ini. Potensi perikanan akan menjadi unggulan. Berpadu dengan pariwisata dan edukasi, diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.

 

Pencetus Mina Wisata, Sultoni, mengungkapkan idenya timbul pasca bencana letusan Gunung Merapi 2010. Masyarakat Menayu yang mayoritas bermatapencaharian sebagai petani ikan waktu itu mengalami kerugian hingga ratusan juta. Hujan abu dan banjir lahar dingin merusak kualitas air.

 

“Kita selama tahun 2010-2011 tidak bekerja. Jelas kita tidak mungkin membibit ikan. induk-induk ikan tidak mau bertelur karena asam basah tinggi,” kenang dia saat ditemui di Kampung Ulam, Minggu (3/2).

 

Toni menuturkan, dirinya dan warga harus bangkit dari keterpurukan. Dirinya sempat berfikir panjang tentang alternatif pekerjaan lain yang mampu dirasakan orang banyak. Dibenaknya lantas muncul ide mendirikan sebuah desa wisata.

 

“Tapi Desa Wisata harus punya ikon yang ditonjolkan. Nah, mina kan ikan dan kebetulan 60 persen warga Menayu bergantung pada budi daya ikan. Akhirnya ditambahi jadi Desa Mina Wisata” tuturnya.

 

Dikatakan dia, konsep Desa Mina Wisata akan mengkolaborasikan unsur perikanan, pariwisata dan edukasi menjadi nilai layak jual. Konsep produk tersebut diantaranya pasar ikan konsumsi dan hias, pemancingan, kuliner olahan ikan dan produk dari masyarakat. Kemudian pengenalan berbagai jenis ikan, anak menangkap ikan hingga memberdayakan ikan jantan betina.

 

“Nanti juga ada wahana ikan eksotis seperti arapaima dan aligator” ungkapnya.

 

Masih menurut dia, pihak Pemerintah Desa Menayu sangat mendukung penuh konsep Desa Mina Wisata. Pemdes merespon positif dengan mengalokasikan Dana Desa sejak 2017 hingga sekarang.

 

“Kalau tahun ini rencana besar-besaran kita mau jadikan ini supaya bisa dikelola menjadi Mina Wisata,” bebernya.

 

Kepala Desa Menayu Sugiarto mengimbuhkan Desa Mina Wisata nantinya akan dikelola BUMDes. Persiapan demi persiapan terus dilakukan. Selain sudah membuat pasar ikan, pihaknya akan segera menetapkan pengelola atau pengurus termasuk rekrutmen masyarakat yang mau bekerja.

 

“Semoga Desa Mina Wisata Menayu akan menjadi tujuan wisatawan untuk datang. Serta mampu meningkatkan perekonomian dari produk masyarakat melalui ajang transaksi,” ucapnya.


 

Di Halaman Kampung Ulam, sedikitnya 600 perempuan dari Kelompok Senam Dusun Kepanjen, K-Moms Squad, melakukan senam massal mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut satu bagian dalam sosialisasi menuju Desa Mina Wisata yang rutin digaungkan. (han)

error: Content is protected !!