Rehabilitasi Kawasan Borobudur, Ini Yang Dilakukan Kementrian PUPR

BNews—BOROBUDUR—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan merehabilitasi infrastruktur kawasan Candi Borobudur. Rencana ini merupakan bagian dari proyek penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Menteri PUPR, Basuki Hadimujono mengatakan rencana pembaharuan tersebut untuk mempercantik kawasan Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang itu.

”Yang kita perbaiki adalah kawasannya dan bukan candinya, namun merupakan kawasan konektivitasnya. Selain itu, penataan kawasan Candi Borobudur ini menjadi salah satu yang diprioritaskan pemerintah,” kata dia, Dikutip dari Republika.co.id.

Dia menyebut, telah meninjau langsung titik- titik lokasi penataan kawasan yang ada di Candi Borobudur. Melalui pembaharuan tersebut, Basuki menilai para wisatawan akan mudah mengetahui penanda melalui ikon-ikon bangunannya.

”Konsep penataan kawasan Candi Borobudur merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Presiden yang mempunyai konsep desain pengembangan kawasan Candi Borobudur,” imbuhnya.

Konsep tersebut antara lain meliputi detail berupa pelebaran jalan akses menuju ke kawasan Candi Borobudur, pelebaran pedestrian bagi pejalan kaki, peningkatan kualitas homestay atau sarana hunian pariwisata (Sarhunta), penanganan sampah hingga konektivitas jalan.

”Jadi, ini desainnya disentuh langsung oleh bapak Presiden. Kita hantarkan masuk ke Borobudur dengan sentuhan- sentuhan desain ternama bangsa sendiri agar bisa mengantarkan kawasan Borobudur menjadi kawasan eksklusif,” tambahnya.

Loading...
Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Selain itu, Kementerian PUPR juga merehabilitasi jalan dan penataan trotoar di KSPN Borobudur sepanjang 24,5 kilometer serta preservasi dan pelebaran jalan akses menuju ke kawasan Candi Borobudur.

Kemudian akan dibangun juga dua jembatan bagi pejalan kaki yakni jembatan Elo Mendut dan Jembatan Kali Progo sebagai akses untuk memudahkan wisatawan.

”Termasuk pembagunan empat gerbang masuk menuju kawasan Borobudur, yakni Gerbang Blondo, Kembanglimus, Klangon dan Gerbang Palbapang, sebagai penanda masuk kawasan pariwisata Candi Borobudur,” jelas Basuki.

Tambah dia, pihaknya juga membangun 12 Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk melayani 400 rumah tangga. Dengan jalan yang diperlebar maka pejalan kaki akan labih nyaman dengan harapan masyarakat tidak hanya menjadi menonton, tetapi juga mendapatkan manfaat dari wisata.

”Khusus di dalam area Candi Borobudur, jalan boulevard menuju candi juga akan dilakukan pelebaran hingga 2 meter,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: